MANADO, 5 AGUSTUS 2023 – Dugaan kasus kekerasan yang terjadi di luar kampus, oleh oknum yang diduga sebagai mahasiswa senior Politeknik Negeri Manado (Polimdo), pada mahasiswa baru, masih terus dalam proses penyidikan aparat kepolisian.
Polimdo pun, memberikan keterangan pada media atas dugaan aksi ini. Berikut keterangan yang ditandatagani oleh Koordinator Humas Kerjasama Polimdo, Stevie Kaligis SE AK MM CA. Klarifikasi Terduga Perlakuan Kekerasan Oleh Senior Kepada Mahasiswa Baru Yang Terjadi di Tempat Kost atau Di Luar Kampus, dimana kejadian ini terjadi pada Jumat kemarin (4/8) sekira pukul 12.00 Wita. Awalnya, Wakil Direktur bidang kemahasiswaan Polimdo Selvy Kalele SE MS, mendapatkan laporan dari orangtua mahasiswa baru yang bernama Ramoy Timotius Rondo Jurusan Teknik Elektro, Program studi Informatika, bahwa mahsiswa baru tersebut sudah tidak bisa di hubungi, dan pihak kampus berusaha untuk mencari tahu keberadaan mahasiswa yang bersangkutan dari berbagai sumber.
Kemudian pada pukul 18.00 wita, Polimdo kembali mendapakan mendapatkan informasi dari keluarga, bahwa telah terjadi tindakan kekerasan kepada mahasiswa baru tersebut secara fisik dari mahasiswa senior di tempat kost mahasiswa baru tersebut. Atas dugaan kejadian ini, Polimdo langsung memberikan masukan pada keluarga agar segera melaporkan aksi dugaan kekerasan ini ke aparat hukum, Polri serta meminta agar dilakukan pemeriksaan visum et repertum di RS Bhayangkara. “Kami,Polimdo juga melakukan pengecekan pada oknum pelaku yang adalah mahasiswa senior, serta menelusuri juga melalui media sosial. Wakil Direktur Polimdo, Selvie Kalele juga dengan tegas menyatakan siap mendampingi korban dan memastikan keberlanjutan kuliahnya,” kata Kaligis dalam siaran pers Polimdo siang tadi.
Pihak Polimdo juga akan menindak tegas pada oknum pelaku, sesuai aturan akademik, jika terbukti adalah mahasiswa di Polimdo, usai penyidikan yang membuktikan aksi kekerasan tersebut. Diketahui, mahasiswa baru tersebut, sedang mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), sejak senin 31 Juli 2023 – 4 Agustus 2023, dan kegiatan ini sudah di laksanakan sesuai dengan pedoman umum yang di terbitkan oleh Kemendikbudristekdikti tahun 2023, bahwa kegiatan ini harus dilaksanakan sesuai peraturan tersebut. sehingga terhindar dari pelanggaran taat tertib, norma, etika, dan hukum serta tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid – 19.
Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra Maryke Alelo MBA mengecam keras tindakan kekerasan ini, dan menjelaskan kegiatan PKKMB ini sudah di laksanakan sesuai dengan pedoman tersebut, terlihat dari rancangan kegiatan yang sangat berbeda dengan kegiatan yang sama pada tahun tahun sebelumnya, dimana keterlibatan senior di tiadakan, sehingga panitia yang terdiri dari dosen dan beberapa mahasiswa yang di awasi secara ketat oleh pimpinan Politeknik Negeri manado, dan Direktur mewanti wanti tidak ada lagi tindakan kekerasan baik fisik maupun verbal.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Selvie Kalele SE MSi yang menjadi penanggungjawab kegiatan tersebut, bahwa untuk melaksanakan arahan direktur, maka pelaksaaan tersebut, panitia di berikan pembekalan dan penekanannya pada panitia mahsiswa yang dipilih yaitu dari Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) aktif dan mahasiswa aktif. Dan setiap hari, semua panitia di berikan pengarahan oleh Wadir bidang kemahasiswaan lengkap dengan kartu identitas sebagai panitia, dan juga kegiatan ini bekerja sama dengan security kampus.
Tambah Kalele, dirinya bersyukur kegiatan ini sudah terlaksana dengan baik, dan selama kegiatan tersebut juga sudah terlaksana sesuai dengan arahan pimpinan, salah satu contoh bak dari kegiatan ini, pada pembukaan kegiatan, peserta di sambut dengan bunga mawar putih yang di berikan oleh semua pimpinan Polimdo dan panitia mahasiswa kepada mahsiswa baru. “Intinya untuk memberikan kesan, bahwa mereka di sambut dengan ketulusan untuk mengikuti kegiatan ini dengan rasa nyaman dan aman serta tidak ada tindakan kekerasan,” tambahnya. (graceywakary)





