Lima Mahasiswa Polimdo Ciptakan Alat untuk Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir

Para mahasiswa dan dosen Polimdo bersama Lurah Ternate Tanjung saat memantau kondisi DAS yang ada di kawasan rawan, siang kemarin.

MANADO, 6 OKTOBER 2023 – Lima mahasiswa Jurusan Teknik Elektro untuk Program studi (Prodi) Diploma III Teknik Komputer di Politeknik Negeri Manado (Polimdo), berhasil menghasilkan karya terbaik yang berdampak positif pada masyarakat.

 

Bacaan Lainnya

Kelimanya yaitu Gentri Pasaribu, Anjelike Mendome, Juan Methusala, Musdalifa Amir dan Putri Rorimpdey menghasilkan sebuah sistem peralatan yang berguna untuk masyarat, yang tinggal di kawasan rawan banjir. Dengan bantuan, dan dukungan dari dosen pembimbing sekaligus Sekretaris jurusan (Sekjur) Teknik Elektro, Marson James Budiman SST MT PENS, kelima mahasiswa yang akan segera meneyesaikan pendidikan mereka di Polimdo ini, menciptakan seperangkat Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir (Flood) Disaster Early Warnig System, yang kini bisa diakses melalui gadget atau HP.

Baca juga  Polimdo Masuk World's Most Sustainable University

 

Pada MANADONES, Pasaribu menjelaskan bahwa latar belakang hadirnya karya mereka yang kini menjadi Project Based Learning (PBL), karena didorong oleh rasa keinginan mereka membantu masyarakat Manado saat bencana terjadi. “Jadi tahun lalu, sekira bulan Maret kami melakukan KKN di Kelurahan Ternate Tanjung. Saat itu, curah hujan sangat tinggi, sementara banyak warga Ternate Tanjung yang memiliki tempat tinggal berdekatan dengan kawasan daerah aliran sungai atau DAS, dan mereka terdampak bencana banjir. Inilah yang membuat kami sepakat untuk mebuat alat yang bisa memantau area sungai saat hujan melanda,” katanya.

 

Waktu yang mereka butuhkan untuk membuat, merakit dan menyelesaikan alat pendeteksi bencana banjir agar bisa diakses melalui gadget warga masyarakat Ternate Tanjung, terang Amir sekira empat bulan. Sementara, dosen yang membimbing kelimanya, mengungkapkan alat pedeteksi ini menggunakan sistem suara dan sirene, selain akses ke HP warga. “Alat ini bisa memberikan informasi tiga level bahaya, saat air DAS meluap dan berpotensi menjadi bencana,” tambah Budiman, didampingi Lurah Ternate Tanjung, Sri Moki, saat hadir dalam kegiatan penandatanganan kerja sama dan penyerahan alat yang berupa Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir (Flood) Disaster Early Warnig System, pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, di Kelurahan Ternate Tanjung.

Baca juga  Setahun Kampanye #Cari_Aman dari DAW – Honda se Sulutgomalut Gapai 4.137 Warga

 

Koordinator Humas dan Kerjasama Polimdo Stevie Kaligis SE MM Ak CA yang mewakili Direktur Polimdo, Dra Mareyke Alelo MBA di kegiatan siang tadi, kembali mengungkapkan bahwa semua mahasiswa Polimdo dituntut untuk menyelesaikan tugas akhir kuliah mereka dalam bentuk PBL dan mampu memberikan nilai tambah dan berguna pada masyarakat luas. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *