Lakukan Pembiaran 11 Oknum Mahasiswa Polimdo akan Disanksi Tegas

Kampus Politeknik Negeri Manado.

MANADO, 9 AGUSTUS 2023 – Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Dra Mareyke Alelo MBA, memastikan akan melakukan pemeriksaan internal, pada 11 oknum mahasiswa yang diduga melakukan pembiaran pada Ramoy Rondonuwu.

 

Bacaan Lainnya

Dihadapan media massa, Alelo menyebutkan 11 mahasiswa yang masih aktif kuliah di Polimdo, akan menjalani pemeriksaan, usai menjadi saksi dari aksi penganiayaan pada Ramoy Rondonuwu yang dilakukan tak henti oleh beberapa oknum alumni Polimdo di salah satu rumah yang ada di kawasan Politenik. “Akan ada sanski tegas, pada para oknum mahasiswa tersebut. Ke — 11 nya, akan menjalani pemeriksaan dari kampus, karena diduga membiarkan Ramoy jadi korban penculikan, penyekapan hingga kekerasan yang membuat tubuh dan mentalnya terluka,” terang Alelo.

Baca juga  Kementerian PU Mulai Jalankan Program P3TGAI 2026 di 12 Ribu Lokasi

 

Dia, dengan tegas menyayangkan para mahasiswa ini,tidak mencegah para oknum alumni memperlakukan aksi tak manusiawi pada adik mahasiswa mereka. “Mereka malah memilih diam dan menyaksikan kekerasan terjadi pada mahasiswa baru, dan tidak terdorong untuk melaporkannya atau menyelamatkan Ramoy,” tuturnya.

Walau aksi kekerasan ini tidak terjadi di area dalam kampus dan waktu kuliah namun kata Alelo, pihak kampus sangat terpukul. “Kampus adalah dunia pendidikan, yang di dalamnya juga mengajarkan tentang rasa kemanusian, untuk itu kami akan segera berbenah lebih,” tambahnya didampingi didampingi Koordinator Humas Polimdo, Stevie Kaligis SE MM Ak CA di ruang kerjanya.

 

Seperti diketahui, pada akhir pekan kemarin, dunia pendidikan Sulut heboh dengan aksi dugaan penganiayan pada Ramoy, mahasiswa baru Polimdo, yang diduga dilakukan oknum oknum alumninya. Mahasiswa baru tersebut, sejak Kamis siang pekan lalu (3/4) hilang kontak, dan tidak ditemukan di rumah kos nya yang ada di area kampus Poli serta tidak mengikuti kegiatan kampus sebagai mahasiswa baru, Ramoy ditemukan keesokan harinya dalam keadaan mabuk parah dan tubuh penuh bekas sudutan rokok dan penganiayaan di rumah kos yang tidak jauh dari rumah kos korban. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *