MANADO, 16 JANUARI 2024 – Kesiapan menghadapi proses Pesta Demokrasi, Pemilihan Umum (Pemilu), tinggal menghitung hari, untuk itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) terus melakukan persiapan.
Salah satunya, dengan mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring Pembentukan KPPS dan Training of Trainers (ToT) Fasilitator Provinsi dalam Bimtek KPPS Pemilu 2024, yang digelar pekan lalu di Jakarta pada 12 – 14 Januari lalu, dan dibuka langsung oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, yang dalam sambutannya menyinggung soal SDM dalam rekrutmen KPPS. Hasyim meminta supaya kekurangan anggota KPPS di beberapa TPS segera dilengkapi. “Untuk meningkatkan kinerja KPPS, jumlah personel KPPS yang akan dibimtek berbeda dengan Pemilu 2019. Untuk Pemilu 2024, semua anggota KPPS akan dilatih dalam Bimtek. Diharapkan outputnya semua anggota KPPS akan memiliki kompetensi dari sisi kognitif atau pengetahuan, sisi afektif atau sikap, dan psikomotorik atau keterampilan dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Hasyim.
Usai pembukaan, dilanjutkan dengan arahan dari Anggota KPU Parsadaan Harahap dan Yulianto Sudrajad, serta Sekjen KPU Bernad Dermawan Sutrisno. Dalam arahannya Anggota KPU Parsadaan Harahap menyebutkan bahwa ToT dilakukan secara berjenjang. Sementara itu untuk memberikan pedoman bagi fasilitator Bimtek KPPS, KPU RI telah menyusun modul Bimtek KPPS. Dalam kegiatan ini, para peserta dibekali materi dari nara sumber terkait metode dan muatan materi Bimtek. Kepala Biro SDM KPU RI, Yuli Hertati dalam laporannya menyebutkan tujuan kegiatan ini, adalah untuk melaksanakan pelatihan fasilitator provinsi dalam Bimtek KPPS serta mengecek kondisi dan kesiapan SDM dalam pembentukan KPPS dan Bimtek KPPS. KPU Sulut sendiri hadir dengan diwakili oleh Awaluddin Umbola, Salman Saelangi dan Meidy Tinangon, sementara dari unsur sekretariat hadir Kabag Teknis Penyelenggaraan, Sosdiklih Parmas, Hukum dan SDM, Charles Worotitjan dan staf Indra Pakaya. (graceywakary)





