BPSPL Digandeng Polimdo untuk Aksi Transplantasi Koral di Bahoi

Staf BPSPL Makassar wilker Sulut, Audy Sumendap saat bekerja sama dengan para mahasiswa Polimdo saat membuat media untuk transplantasi koral di Desa Bahoi belum lama ini.

MANADO,  27 MEI 2024 – Desa Bahoi, Kecamatan Likupang Barat (Likbar) Kabupaten Minahasa utara (Minut), dikenal sebagai salah satu kawasan penyanggah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang.

 

Bacaan Lainnya

Untuk itu, Politeknik Negeri Manado (Polimdo), bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar Wilayah kerja (Wilker) Manado, belum lama ini melakukan persiapan untuk menjaga kawasan perairan di Bahoi dengan melakukan pembuatan media tanam untuk transplantasi koral. Kegiatan ini dilakukan langsung di Kantor BPSPL Makassar Wilker Manado di Gedung CTI Manado, dengan dukungan langsung dari Audy Sumendap selaku staf dan peneliti khusus untuk transplantasi koral di Sulut. “Media yang kami gunakan untuk rumah koral dalam transplantasi ini adalah dari pipa pvc, kami sangat berterima kasih atas kerjasama dengan BPSPL Makassar Wilker Manado,” ungkap Ketua Tim Penelitian ini, Diane Tangian, sambil menambahkan pembuatan media ini, juga melibatkan mahasiswa dari program studi ekowisata bawah laut atau EBL di Jurusan Pariwisata.

Baca juga  Calon Maba Politeknik Negeri Manado yang Daftar di Jalur UMPTN Wajib Ikut Ujian Mandiri Pagi Ini

 

Hukum Tua Desa Bahoi, Michael Juliandi Pantow SE memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini lingkungan yang mendukung pariwisata di daerah mereka. “Kami berharap dukungan dari Polimdo bisa terus dilakukan di  desa kami, hingga kami pun bisa meningkatkan perekonomian desa melalui pariwisata yang berwawasan lingkungan,” tandasnya. (graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *