Daud Yordan akan Kembali Bertarung di Australia pada Maret 2025

Petinju Indonesia Daud Yordan. (ANTARA/HO/MPRO International)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

 

JAKARTA, 7 FEBRUARI 2025 (ANTARA) – Petinju Indonesia Daud Yordan akan kembali bertarung untuk memperebutkan gelar badan tinju dunia di kelas super ringan, melawan petinju Australia, George Kambosos Jr. pada 22 Maret.

 

“Saya berlatih dua kali sehari, dan setelah berlatih saya berkantor untuk menghadiri rapat-rapat. Buat saya ini bukan hal yang luar biasa, karena saya sudah bertahun-tahun terbiasa membagi waktu secara disiplin,” kata Daud dikutip dari pernyataan tertulis yang diterima pewarta, Jumat. Rencananya pertarungan tersebut akan digelar di Qudos Bank Arena, Sidney, Australia. Daud memiliki rekor impresif yakni 43 kali menang (31 KO) dan empat kali kalah dari 47 pertarungan profesional yang telah dimainkan. Ia akan bertarung selama 12 ronde melawan Kambosos Jr. yang merupakan mantan juara dunia kelas ringan IBF, IBO, WBA, dan WBO. Pada pertarungan sebelumnya, Daud meraih kemenangan atas Hernan Leandro Carrizo dalam perebutan gelar juara dunia versi IBA pada September 2024. Daud yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, akan tetap menjalankan tugasnya sebagai senator sekaligus berlatih secara disiplin untuk menghadapi laga tersebut.

Baca juga  Gerindra Gelar HUT Ke-18 di Rumah Prabowo untuk Internal dan Sederhana

 

Selain itu, Daud juga memiliki motivasi yang cukup besar untuk kembali memenangi duel pentingnya di Australia nanti. Terutama karena pertarungan ini menjadi kali pertama buat Daud tampil setelah resmi berstatus anggota DPD-RI. “Motivasi saya sangat luar biasa menghadapi pertandingan kali ini, dikarenakan saya merasa masih mampu dan masih jauh dari kata selesai di dunia tinju. Saya akan buktikan bahwa usia saya bukan penghalang untuk bertarung secara kompetitif di tingkat dunia. Saya akan datang, bertarung, dan pulang membawa gelar kemenangan,” tegasnya. Di sisi lain, Kambosos Jr. juga memiliki rekor bagus dengan catatan 21 kemenangan (10 KO) dan tiga kali kalah. Ia juga pernah memenangi gelar juara dunia untuk empat badan tinju dunia. Situasi makin menguntungkan bagi Kambosos Jr. karena ia akan bertarung di kandang sendiri saat melawan Daud.

Baca juga  RAFI 2025 Telkomsel Regional Sulawesi Capai Kenaikan Trafik Broadband Hingga 18,2%

 

Laga ini juga menjadi pembuktian bagi petinju 31 tahun itu bahwa dirinya mampu bersaing di level elit, setelah menelan tiga kekalahan di kandang sendiri. Di sisi lain, Presiden Direktur MPRO International Gustiantira Alandy yang merupakan manajemen dari Daud Yordan mengatakan bahwa pertandingan ini akan menjadi pertarungan yang penting untuk kedua negara, yaitu Indonesia dan Australia. “Pertandingan ini sebetulnya sudah dirancang pada tahun 2018, tetapi saat itu batal karena Daud bertanding melawan Anthony Crolla di Manchester. Hampir tujuh tahun kemudian mereka bertemu lagi, dan kali ini keduanya sudah menjadi juara dunia,” ungkap Gustiantira. Pertandingan ini diselenggarakan oleh promotor dunia, Matchroom yang bekerjasama dengan DAZN sebagai lembaga penyiaran yang akan menayangkan ke seluruh dunia.

 

Pewarta : A Rauf Andar Adipati

Editor : Junaydi Suswanto

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *