MANADO, 25 JUNI 2025 – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), menjadi salah satu kunci yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi utara (Sulut).
Tidak tanggung tanggung, kinerja ekonomi Sulut hingga Triwulan I 2025 mampu mencapai angka 5,62 persen, lebih tinggi dari nasional sebesar 4,87 persen. “Kinerja baik ini, ditopang salah satunya melalui kontribusi dari UMKM dan serapan tenaga kerjanya, selain industri pengolahan dan transportasi. Ini juga menjaga inflasi daerah,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta, saat memberikan sambutan secara daring di pembukaan ajang Urban Digifest 2025 yang bertemakan “Rupa Rasa Kawanua: Harmoni Rasa dan Budaya, Eksotisme Kawanua untuk Indonesia, siang tadi.
Di ajang yang digelar di Atrium Manado Town Square (Mantos) 1, Filianingsih juga mengungkap keberhasilan ajang tahunan ini, yaitu Urban Digifest 2024, yang mampu menyerap transaksi hingga Rp2,26 miliar, melalui kehadiran UMKM yang sebagaian besar adalah binaan KPw BI Sulut dan partner. “Ajang ini, Urban Digifest 2025 diharapkan mampu menghasilan Rp4,2 miliar selama 5 hari kegiatan dengan kehadiran lebih dari 100 UMKM,” tuturnya, dihadapan Menteri Ekonomi Kreatif juga sekaligus menjabat sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Kepala KPw BI Sulut Joko Supratikto, Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay, Ketua Dekranasda Sulut Anik Yulius Selvanus dan para undangan yang hadir.
Urban Digifest 2025 ini merupakan ajang yang digelar oleh KPw BI Sulut yang bersinergi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dan Dekranasda Sulut bersama para Stakeholders, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, didukung dengan penguatan digitalisasi untuk Nyuir melambai. (gracey wakary)





