MANADO, 3 JULI 2025 – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi utara (Sulut) Victor Mailangkay, kembali mengingatkan pentingnya literasi keuangan dalam pembangunan nasional dan daerah.
Ini dikatakanya, saat memberikan sambutan dalam Rapat Kordinasi (Rakor) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Tahun 2025 di Hotel Luwansa, pagi tadi. “Keduanya memiliki peran krusial dalam mencapai prioritas pembangunan daerah, khususnya yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dan akses keuangan yang inklusif dan merata merupakan salah satu kunci dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Mailangkay.
Dia juga menambahkan bahwa melalui akses keuangan yang lebih mudah, masyarakat dapat mengakses berbagai produk dan layanan keuangan yang mendukung peningkatan kesejahteraan. Dalam ajang ini diuraikan juga hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2022, Indeks Literasi Keuangan Provinsi Sulawesi Utara berada di angka 50,13% dan Indeks Inklusi Keuangan sebesar 86,23%. Kedua angka ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional yang masing-masing sebesar 49,68% dan 85,10%. “Meskipun demikian, masih dihadapkan pada gap sebesar 36,10% antara literasi dan inklusi keuangan.
Ini menunjukkan bahwa meskipun akses terhadap produk keuangan sudah cukup luas, namun pemahaman masyarakat tentang produk-produk tersebut masih perlu ditingkatkan,” ungkapnya sambil menambahkan Rakorwil ini diharapkan bisa berjalan dan menghasilkan kolaborasi yang baik antara kedua daerah.
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah RH, pada kesempatan yang sama mengatakan tentang efisiensi yang diterapkan pemerintah saat ini, meski dampaknya terasa, khususnya bagi UMKM namun tidak mengurangi atau menghambat program yang ada, serta pentingnya terus memacu literasi keuangan dan inklusi keuangan daerah. Sementara Kepala OJK Sulutgomalut Robert Sianipar juga berharap Rakorwil yang dilaksanakan bermanfaat untuk mengevaluasi program-program yang sudah berjalan dari semua TPKAD. (gracey wakary)





