MANADO, 3 SEPTEMBER 2025 – Komoditas lemak minyak hewani atau nabati, yang dengan kode HS 15, menjadi salah satu unggulan ekspor Sulawesi utara (Sulut).
Dalam Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Sulut untuk Bulan September 2025, belum lama ini, dirinci nilai ekspor sepanjang Januari-Juli 2025 tercatat USD714,41 juta, lebih tinggi dibandingkan impor yang mencapai USD96,17 juta. Ini juga membuat nilai ekspor Januari-Juli 2025 naik 56,10 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 lalu. Menurut Kepala BPS Sulut Aidil Adha peningkatan ini didorong oleh komoditas HS 15, yang mencatat nilai ekspor sebesar USD513,99 juta, atau naik 84,71 persen.
BPS Sulut juga mencatat kinerja positif sejumlah komoditas unggulan masih berlanjut sepanjang Januari-Juli 2025. Dimana ekspor komoditas ikan, krustasea, dan moluska (HS 03) capai USD54,33 juta, naik 2,81 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. “Namun, tak semua komoditas unggulan mencatat kinerja positif. Ekspor komoditas olahan dari daging, ikan, krustasea, dan moluska turun 12,84 persen menjadi USD38,43 juta. Total ketiganya memberikan share sekitar 84,93% dari total ekspor Sulawesi Utara pada Januari–Juli 2025 ini,” kata Aidil. (aubrey)





