Produk Kecantikan RI Raup Potensi Transaksi Rp106 Miliar di Turki

Salah satu peserta asal Indonesia memamerkan produk kecantikan dalam pameran the 7th Beauty Istanbul 2026, di Istanbul, Turki, pada Mei 2026. ANTARA/HO-Kemendag

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 11 JUNI 2026 (ANTARA) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut produk kecantikan (beauty and wellness) asal Indonesia mencatatkan potensi transaksi sebesar 6,52 juta dolar AS atau sekitar Rp106 miliar dalam ajang the 7th Beauty Istanbul 2026, Turki.

 

Atase Perdagangan RI untuk Ankara Banny Ratno Ramadhani, dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan sektor kecantikan di Turki tumbuh dan berkembang cukup pesat. Potensi transaksi yang dicatatkan bisa menjadi sinyal positif untuk semakin menjajaki sektor tersebut di pasar Turki. “Kami harap, semakin banyak eksportir Indonesia yang termotivasi dan melihat Turki sebagai negara tujuan ekspor potensial,” kata Banny.

Baca juga  Lion Air Segera Hubungkan Makassar – Semarang – Makassar

 

Paviliun Indonesia memfasilitasi enam perusahaan sektor kecantikan terkemuka untuk memamerkan produk-produk unggulannya. Adapun produk-produk yang dipamerkan antara lain, lipstik, serum, pelembab, sabun batang, vitamin rambut, kondisioner, parfum, pewarna rambut, dan kolonye.

 

“Keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini menjadi salah satu bentuk fasilitasi yang bisa diberikan oleh Pemerintah Indonesia agar produk-produk ekspor Indonesia semakin dikenal di mancanegara,” ujar Banny. Total perdagangan Indonesia-Turki pada Januari-April 2026 mencapai 873,8 juta dolar AS.

 

Ekspor Indonesia ke Turki sebesar 700,9 juta dolar AS dan impor dari Turki sebesar 173 juta dolar AS, sehingga Indonesia mencatatkan surplus sebesar 527,9 juta dolar AS. Sebelumnya, pada 2025, total perdagangan Indonesia-Turki mencapai 2,30 miliar dolar AS. Ekspor Indonesia ke Turki tercatat 1,72 miliar dolar AS. Sementara itu, impor Indonesia dari Turki sebesar 575,3 juta dolar AS. Dengan demikian, Indonesia mencatatkan surplus sebesar 1,15 miliar dolar AS.

Baca juga  Ketua DPR Sebut KUHP-KUHAP Baru Adalah Pembaruan Demokratisasi Hukum

 

Ekspor utama Indonesia ke Turki meliputi besi dan baja, serat stafel buatan, lemak dan minyak hewani dan nabati, mesin dan peralatan listrik, dan aluminium. Sementara itu, impor Indonesia dari Turki di antaranya, yaitu bijih, kerak, dan abu logam; mesin dan peralatan listrik; dan perangkat optik.

 

Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia

Editor : Kelik Dewanto

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *