MANADO, 25 JULI 2026 — Lini bisnis korporat Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Indosat Business, resmi meluncurkan Solusi Manajemen Energi berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Internet of Things (IoT), Kamis (23/7) lalu di Jakarta.
Dalam siaran pers yang diterima MANADONES, langkah ini dihadirkan untuk membantu pelaku usaha menekan potensi kerugian energi akibat inefisiensi yang diperkirakan mencapai 10 hingga 30 persen. Director and Chief Business Officer IOH, Muhammad Danny Buldansyah, menegaskan bahwa energi kini bukan sekadar beban operasional, melainkan variabel bisnis strategis yang berdampak langsung pada profitabilitas dan daya saing perusahaan.
“Kami memadukan kapabilitas jaringan, data, dan AI milik Indosat dengan keahlian operasional pelaku usaha di lapangan. Kami menyatukan konektivitas, platform, dan managed service dalam satu pintu tanggung jawab tunggal untuk memecahkan tantangan bisnis yang nyata,” ujar Danny.
Solusi end-to-end ini, disebutny telah dilengkapi AI-driven Intelligence Layer yang menganalisis data operasional secara berkelanjutan. “Sistem ini mampu mendeteksi anomali, memberikan peringatan prediktif, serta merekomendasikan optimasi penggunaan energi secara real-time,” tambahnya.
Indosat Business menghadirkan lima kapabilitas utama dalam solusi ini, meliputi Pemantauan Daya, Pemantauan Genset & Transformator, Sistem Pemantauan Baterai, Sistem Penerangan Jalan Umum Pintar, serta Pemantauan Air & Gas. Layanan ini menyasar berbagai sektor strategis mulai dari manufaktur, pertambangan, minyak dan gas, hingga pusat data. (gracey)





