MANADO, 7 SEPTEMBER 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Manado (Polimdo), menuntaskan program instalasi perangkat energi surya dan edukasi teknologi ramah lingkungan di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Viadolorosa Kairagi Dua, Manado.
Kegiatan yang berlangsung sejak 26 Agustus hingga 5 September 2026 ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan energi surya sebagai solusi alternatif guna menekan beban biaya listrik gereja secara berkelanjutan. Program ini digawangi oleh tim dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Polimdo.
Tim pelaksana terdiri dari Herry Langi, Ali Ramschie, Ronny Katuuk, Johan Makal, Natanael Bijang, Edwin Lumenon, Anthoinete Waroh, Fanny Doringin, Stephy Walukow, Josephin Sundah, Ottopianua Melolo, Eliezer Rongre, Marike Kondoj, dan Yoice Putung.
Selain merakit dan memasang sistem pencahayaan bertenaga surya, tim Polimdo membekali para pengelola gereja dengan pengetahuan teknis. “Materi edukasi mencakup prinsip kerja konversi sinar matahari menjadi listrik hingga prosedur pemeliharaan sistem secara berkala agar perangkat beroperasi optimal dalam jangka panjang,” tutur Langi.
Perwakilan mitra dari GMIM Viadolorosa Kairagi Dua, Reflin Kaparang, terlibat langsung selama proses perakitan dan pemasangan lampu panel surya tersebut. Keterlibatan ini ditujukan agar pihak gereja dapat melakukan penanganan mandiri pascainstalasi.
“Kolaborasi ini diharapkan menjadi model percontohan pemanfaatan energi bersih berbasis komunitas di Kota Manado, sekaligus membuktikan hilirisasi riset dan teknologi perguruan tinggi secara langsung bagi efisiensi operasional rumah ibadah,” tambah Kaparanng. (gracey)






