Kota di Jepang Batasi Penggunaan Smartphone Maksimal Dua Jam Sehari

Motorola mengumumkan model ponsel pintar entry level Moto G53j dan Moto G53y yang dibuat khusus untuk operator Y!Mobile di Jepang. (ANTARA/motorola.co.jp)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

 

 

NAGOYA, 23 SEPTEMBER 2025 (ANTARA) – Dewan Kota Toyoake di Prefektur Aichi, Jepang tengah, Senin (23/9), mengesahkan peraturan yang merekomendasikan warga setempat membatasi penggunaan ponsel pintar, konsol gim, dan perangkat digital lainnya maksimal dua jam per hari di luar aktivitas kerja dan sekolah.

 

Peraturan yang mulai berlaku 1 Oktober ini tidak disertai sanksi namun merupakan yang pertama di Jepang.  Aturan ini muncul di tengah kekhawatiran atas dampak paparan teknologi berlebihan terhadap kesehatan. Meski mengakui pentingnya penggunaan perangkat digital seperti ponsel dan tablet, peraturan tersebut memperingatkan bahwa penggunaan berlebihan, terutama untuk menonton video, dapat menyebabkan gangguan tidur dan menurunnya interaksi keluarga.

Baca juga  Rizki Juniansyah Sabet Dua Medali Emas pada Kejuaraan Dunia 2025

 

Aturan juga menyarankan anak SD tidak menggunakan ponsel setelah pukul 21.00, dan siswa SMP serta yang lebih tua tidak menggunakannya setelah pukul 22.00, dengan alasan bahwa tidur cukup penting bagi pertumbuhan fisik dan mental anak-anak di bawah 18 tahun. Wali kota meminta orang tua membuat aturan penggunaan perangkat di rumah. Pemerintah kota akan menyediakan layanan konsultasi bagi keluarga terkait penggunaan perangkat digital.

 

Wali Kota Toyoake, Masafumi Kouki, mengatakan kepada Kyodo News bahwa batas waktu dua jam didasarkan pada pedoman tidur sehat dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang. Ia menambahkan, jika rata-rata penggunaan harian melebihi dua jam, hal itu berisiko menyebabkan kurang tidur pada anak-anak dan remaja.

Baca juga  Dikunjungi Senator Stefa PLN Suluttenggo Pastikan Masyarakat Sulut Tak Sulit Dapatkan Listrik

 

Sumber: Kyodo

Pewarta : Cindy Frishanti Octavia

Editor : Rahmad Nasution

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *