MANADO, 24 OKTOBER 2025 – Ajang Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 di Sulawesi utara (Sulut), yang digelar Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi utara dan Gorontalo (Sulutgo), bersama Industri jasa keuangan daerah dan stakeholder terkait, sejak September 2025 lalu hingga hari ini, mampu mendorong literasi keuangan pada masyarakat.
Tidak tanggung tanggung, pada BIK 2025 ini berhasil menghadirkan 2.362 rekening tabungan baru dan pembukaan 196 rekening efek. Ini diuraikan oleh Kepala Kantor OJK Sulutgo Robert Sianipar saat memberikan sambutan di Puncak BIK 2025 di Sulut yang digelar malam tadi di Atrium Megamall Manado. Dia juga mengurai, selama periode rangkaian BIK 2025 di Sulut dihadirkan 90 kegiatan dengan total 8.598 peserta. “Dan hadir juga penyaluran 584 kredit atau pembiayaan baru dengan total nominal inklusi mencapai Rp74,72 juta,” urai Sianipar.
Dia juga memaparkan, hari puncak dari seluruh rangkaian kegiatan BIK 2025 di Sulut, telah Financial Expo Sulawesi Utara 2025, yang menghadirkan 25 booth pameran industri jasa keuangan dari perbankan, perusahaan pembiayaan, pasar modal, asuransi, dan pergadaian, serta booth dari Bank Indonesia. “FinEXPO yang kita laksanakan hari ini merupakan showcase nyata dari sinergi antara OJK, Bank Indonesia, dan Lembaga Jasa Keuangan melalui FKIJK Sulawesi utara. Lebih dari sekadar pameran, FINEXPO adalah ruang interaksi, ruang edukasi, sekaligus ruang kolaborasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal,” tambahnya.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam sambutannya, yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setprov Sulut Christiano Talumepa mengapresiasi aksi dan kegiatan ini. Dia menyebut BIK 2025 di Sulut telah mampu mendorong dan meningkatkan pemahaman masyarakat,pada jasa keuangan. Terlihat hadir pada puncak BIK 2025 Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulut Joko Supratikto, Direktur Utama Bank Sulutgo Revino Pepah dan para pimpinan industry jasa keuangan yang ada di Sulut. (gracey wakary)




