MANADO, 7 NOVEMBER 2025 – Kawasan perairan Sangihe dan Talaud, bakal dilanda gelombang tinggi hinga 4 meter pagi besok.
Ini disebabkan oleh kehadiran Siklon Tropis Fung Wong yang saat ini terpantau di Samudra Pasifik sebelah utara Papua. Alhasil Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Sulawesi utara (Sulut) melalui BMKG Maritim Bitung mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku selama empat hari kedepan yang dimulai besok Sabtu 8 November 2025 pukul 08:00 WITA hingga Selasa, 11 November 2025 pukul 08:00 WITA.
Dalam siaran pers yang diterima MANADONES, BMKG Maritim Bitung dalam keterangannya menjelaskan, Siklon Tropis Fung -Wong memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 45 knot (83 km/jam) dengan tekanan udara di pusat siklon sebesar 992 hPa. Dan terpantau juga pola angin di perairan utara Sulawesi dominan bertiup dari arah Barat dengan kecepatan antara 6 hingga 25 knot,ini yang , yang secara signifikan dapat meningkatkan potensi gelombang tinggi.
Saat ini, BMKG membagi potensi tinggi gelombang di perairan Sulawesi Utara menjadi dua kategori yaitu tinggi gelombang 1,25 – 2,5 Meter (Kategori Sedang), dan nelayan tradisional diimbau untuk waspada, dimana kondisi gelombang sedang ini berpeluang terjadi di perairan Selatan Sulawesi Utara seperti di perairan Minahasa Utara, perairan Kepulauan Sitaro, Laut Sulawesi. Kedua, tinggi gelombang dari 2,5 hingga 4,0 Meter (Kategori Tinggi), kondisi ini sangat berbahaya bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri, wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi adalah perairan Kepulauan Sangihe, dan oerairan Kepulauan Talaud
BMKG mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pelaku kegiatan pelayaran, nelayan, dan warga pesisir, untuk menunda atau membatalkan perjalanan laut di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi gelombang tinggi 2,5 – 4,0 meter. Selain itu, masyarakat diminta untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan gelombang laut dari BMKG. (gracey wakary)





