Kiat Berwisata dengan Aman dan Menyenangkan Saat Musim Hujan

 Ilustrasi - Wisatawan menggunakan payung saat hujan deras mengguyur objek wisata Tanah Lot di Tabanan, Bali. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa/pri.)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

 

 

JAKARTA, 11 NOVEMBER 2025 (ANTARA) – Kementerian Pariwisata membagikan kiat bagi wisatawan dan masyarakat agar dapat berwisata dengan aman, nyaman dan menyenangkan meski saat ini sudah mulai masuk musim hujan.

 

Kiat-kiat yang diberikan mengacu pada imbauan yang dikeluarkan melalui Surat Edaran Menteri Pariwisata tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, pengelola destinasi, dan wisatawan dalam menciptakan aktivitas wisata yang bertanggung jawab dan aman.

 

“Kementerian Pariwisata mengimbau masyarakat yang merencanakan perjalanan wisata pada musim penghujan, yang dalam waktu dekat ini di periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 agar selalu memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan dalam berwisata,” kata Kementerian Pariwisata di Jakarta, Selasa. Masyarakat yang hendak berwisata diharapkan dapat memilih destinasi dan aktivitas wisata yang aman, terutama menghindari kegiatan berisiko tinggi saat terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, atau potensi longsor.

Baca juga  Rupiah Kamis Pagi Naik 40 Poin menjadi Rp16.331 per Dolar AS

 

Gunakan moda transportasi yang layak dan memenuhi standar keselamatan dari instansi berwenang untuk mencegah kecelakaan perjalanan. Kementerian juga menyarankan untuk mematuhi aturan dan informasi di lokasi wisata, termasuk jam operasional, kapasitas pengunjung, serta petunjuk keselamatan dan evakuasi. Akan lebih baik jika informasi itu dicari sebelum berkunjung guna mengefesiensikan waktu kunjungan dan lebih nyaman berkunjung. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan serta mendukung penerapan pariwisata berkelanjutan di destinasi.

 

Masyarakat juga bisa memanfaatkan asuransi perjalanan atau perlindungan wisata, terutama pada destinasi berisiko tinggi, sesuai imbauan dalam surat edaran. Kementerian Pariwisata turut mendorong wisatawan maupun pengelola destinasi wisata untuk menerapkan manajemen risiko destinasi pariwisata, khususnya pada destinasi yang memiliki tingkat risiko tinggi, dengan mengacu pada Petunjuk Teknis Implementasi Manajemen Risiko di Destinasi Pariwisata.

Baca juga  Pj Bupati Kabupaten Mitra OptimistisRaih Paritrana 2023

 

Pengelola juga diminta untuk memedomani modul terkait CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability), penanggulangan kebencanaan, serta pengelolaan pengunjung sebagai acuan dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan destinasi. Selain itu, perhatikan informasi cuaca dan potensi bencana dari BMKG serta mengikuti arahan BNPB dan BPBD setempat sebelum dan selama perjalanan.

 

“Wisatawan diharapkan dapat tetap berwisata secara aman, nyaman, dan menyenangkan selama musim penghujan, serta turut berperan aktif dalam menciptakan pariwisata yang tangguh, berkelanjutan, dan berkeselamatan,” tambah kementerian.

 

Oleh Hreeloita Dharma Shanti

Editor : Siti Zulaikha

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *