Sulut Deflasi Panen Beras di Bolmong Pengaruhi Harga di November

Beras SPHP

MANADO, 2 DESEMBER 2025 – Nyiur melambai pada November 2025, mengalami deflasi sebesar 0,41 persen dibanding Oktober 2025 lalu.

 

Bacaan Lainnya

Dalam data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi utara (Sulut), ada beberapa hal yang mempengaruhi hal ini termasuk adanya fenomena perkembangan harga. Dalam rilis yang dikeluarkan BPS Sulut kemarin, disebut ada tiga fenomena utama yaitu pertama adanya penurunan harga beras, dimana ketersediaan beras meningkat akibat panen di wilayah sentra beras seperti Kotamobagu dan Bolaang Mongondow, ditambah suplai beras dari Sulawesi Tengah yang cukup besar. “Selain itu, kebijakan pemerintah melalui distribusi SPHP juga berpengaruh terhadap penurunan harga beras di pasar,” jelas Kepala BPS Sulut Aidil Adha.

Baca juga  Indosat Tingkat Kapasitas Jaringan Hingga 32 Antisipasi Lonjakan Data di Idul Fitri Melalui

 

Kedua adalah penurunan harga cabai rawit dan tomat yang mengalami penurunan pada bulan November 2025 karena memasuki musim panen di beberapa daerah sentra produksi seperti di Minahasa dan Minahasa Selatan serta adanya tambahan pasokan yang masuk dari luar daerah antara lain Gorontalo dan Surabaya.

 

Yang ketiga adalah harga komoditas angkutan udara mengalami kenaikan pada bulan November 2025 seiring meningkatnya permintaan perjalanan, serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap USD sehingga meningkatkan biaya operasional maskapai. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *