BASARNAS Sulut Cari Penumpang KM Barcelona III yang Hilang di Perairan

Tim SAR darI BASARNAS Sulut yang melakukan pencarian.

MANADO, 15 Desember 2025 — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Utara (Sulut), melalui tim SAR yang dibentuk terus melakukan operasi pencarian pada seorang penumpang KM Barcelona III yang dilaporkan terjatuh di perairan antara Tagulandang dan Biaro.

 

Bacaan Lainnya

Laporan insiden tersebut diterima secara resmi oleh pihak Basarnas pada Minggu malam (14/120 lalu dari PT SPI selaku agen kapal. Korban diketahui bernama Makasombo Dame Mare (39), warga Desa Karatung I, Kecamatan Manganitu. Dimana, berdasarkan kronologi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika KM Barcelona III sedang berlayar melintasi Perairan Wori pada titik koordinat 01°37.154’ LU. Nakhoda kapal menerima laporan dari Kepala Kamar Mesin (KKM), Kristian Karlos, dan Masinis II, Novri Lolaro, yang menyatakan bahwa korban tidak terlihat berada di atas kapal. Setelah dilakukan pendalaman internal, tidak ada satu pun saksi mata yang melihat detik-detik jatuhnya korban.

Baca juga  Penumpang Domestik yang Masuk API Bandara Sam Ratulangi Naik 18 Persen

 

Mengingat posisi kapal saat itu hanya berjarak sekitar 30 menit dari Pelabuhan Manado dan masih membawa penumpang, nakhoda memutuskan untuk tetap melanjutkan pelayaran hingga bersandar. Upaya pencarian lanjutan direncanakan setelah seluruh penumpang turun. Pada pukul 08.00 WITA, awak kapal melakukan penyisiran menyeluruh di setiap sudut kapal, namun korban tetap tidak ditemukan. Pihak kapal kemudian melaporkan kejadian ini kepada Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado serta Satpolair Polresta Manado.

 

Sebagai respon awal dari pihak operator, PT. SPI memberangkatkan KM Barcelona II pada pukul 14.00 WITA untuk menyisir lokasi yang diperkirakan menjadi titik jatuhnya korban di sekitar Perairan Tagulandang–Biaro. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Kelas A Manado pada Minggu malam langsung memberangkatkan Tim Rescue menuju Pelabuhan Manado untuk memulai operasi SAR. Tim ini bergerak cepat melakukan koordinasi dengan KSOP Manado, Satpolair Polresta Manado, dan agen kapal KM Barcelona III.

Baca juga  Kapolri Pastikan Penegakan Hukum di Papua Sesuai Kaidah HAM

 

Operasi ini melibatkan unsur gabungan dari Tim Rescue Kantor SAR Kelas A Manado dan Unit Siaga SAR Manado. Sejumlah peralatan pendukung turut dikerahkan, meliputi rescue car, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan SAR lainnya. Operasi pencarian akan terus dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan. (vero)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *