MANADO, 2 FEBRUARI 2026 – Kantor wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut), bekerja sama dengan enam perguruan tinggi (PT) untuk menghadirkan mahasiswa sebagai Relawan Pajak Untuk Negeri (Renjani).
Dalam siaran pers yang diterima MANADONES siang tadi dijelaskan para Renjani ini, menjadi bagian dari DJP untuk memperluas jangkauan edukasi dan asistensi layanan perpajakan, khususnya terkait penyampaian SPT Tahunan melalui sistem inti administrasi perpajakan terbaru (Coretax) kepada masyarakat umum. Perguruan tinggi yang digandeng adalah Universitas Sam Ratulangi, Universitas Klabat, STIE Petra Bitung, Politeknik Negeri Manado, Universitas Prisma, hingga Universitas Khairun Ternate.
Kepala Kanwil DJP Suluttenggomalut, Eureka Putra dalam sambutannya, Eureka menyampaikan bahwa Coretax merupakan sistem baru yang memerlukan sosialisasi secara masif kepada wajib pajak, di mana Renjani memiliki peran dalam menjembatani pemahaman tersebut. Ia menegaskan bahwa sebagai aplikasi baru, Coretax membutuhkan dukungan dari para relawan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Kanwil DJP Suluttenggomalut Joga Saksono, menyampaikan bahwa fokus pendampingan tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya karena adanya transisi sistem. “Tahun ini materi pelatihan beralih sepenuhnya ke Coretax. Para relawan akan kami bekali kemampuan teknis mulai dari aktivasi akun, pembuatan kode otorisasi, hingga pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi, khususnya untuk karyawan,” ujar Joga. (Gracey Wakary)





