MANADO, 3 FEBRUARI 2026 – Program Studi D3 Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado (Polimdo) resmi melepas mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), pagi tadi.
Direktur Polimdo Dra Mareyke Alelo yang hadir langsung menyebut langkah ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis praktik guna mencetak tenaga kerja profesional di sektor konstruksi. “Kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menerapkan teori ke dunia kerja nyata ini,” tutur Alelo,
Alelo juga menekankan, PKL bukan sekadar syarat kelulusan, melainkan jembatan bagi mahasiswa untuk mengenal ekosistem industri yang sesungguhnya. “Mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan PKL ini dengan optimal. Ini adalah sarana pengembangan keterampilan, pembentukan etika kerja, serta profesionalisme sebelum benar-benar memasuki dunia industri yang kompetitif,” tegas Direktur Polimdo.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Jurusan Teknik Sipil Polimdo, Ir. Trio Pendekar Lonan, S.T., M.T., menyebut bahwa terjun langsung ke lapangan akan mengasah insting mahasiswa dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek konstruksi. “Agar mahasiswa memiliki kesiapan mental dan teknis yang mumpuni,”ungkapnya.
Sebelum pelepasan jurusan memberikan pembekalan intensif dimanamMateri pembekalan disampaikan oleh pakar di bidangnya, yakni Dr. Febriane Makalew, S.T., MUUD., dan Estrelita Waney, S.T., M.Eng.Mgmt. Ketua Panitia PKL, Ir. Deyke Mandang, S.T., M.M., menjelaskan bahwa pembekalan tersebut mencakup standar operasional prosedur (SOP) di lokasi proyek serta pentingnya koordinasi tim.
Kegiatan PKL ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polimdo sebagai institusi pendidikan vokasi dengan dunia industri, sekaligus memastikan lulusan D3 Teknik Sipil memiliki kualifikasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja nasional maupun internasional. (gracey wakary)





