MANADO, 8 FEBRUARI 2026 – Masyarakat Kota Bitung makin sering menggunakan sistem pembayaran secara digital, dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Ini terlihat dari data yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sulawesi utara (Sulut), untuk tahun 2025 lalu. Dimana, masyarakat Kota Cakalang ini, terus menunjukkan tren positif transaksi QRIS pada tahun 2025 mencapai 2,39 juta transaksi dengan nilai Rp272,95 miliar. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 1,24 juta transaksi dengan nilai Rp145,15 miliar.
“Ini mencerminkan semakin luasnya penerimaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap pembayaran non-tunai. Hal ini menjadi peluang strategis untuk mendorong pemanfaatan pembayaran digital, termasuk dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah ke depan,” kata Kepala KPw BI Sulut Joko Supratikto dalam dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) digelar bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung di Manado Tateli Resort, Minahasa kemarin.
Hasil ini langsung mendapat tanggapan dari Pemerintah Kota Bitung. “Kami akan terus bersinergi dengan untuk memperkuat sinergi dalam mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah,” kata Wali Kota Bitung Hengky Honadar. (gracey wakary)





