MANADO, 2 FEBUARI 2025 – Komoditas pertanian di Nyiur melambai, cabai rawit kembali menjadi pendorong inflasi.
Dalam siaran pers Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi utara (Sulut), yang diterima MANADONES, diungkap ada bumbu dapur pedas ini memiliki andil hingga 0,61 persen, disusul daun bawang sebesar 0,17 persen, kemudian emas sebesar 0,16, tomat sebesar 0,14 dan mobil sebesar 0,08 persen. “Untuk Februari 2025 ini,Sulut mengalami inflsi sebesar 1,02 persen. Dimana pendorong inflasi adalah lima hal tadi,” kata Kepala BPS Sulut Agus Sudibyo, M.Stat dalam siaran pers yang diterima MANADONES siang tadi.
BPS Sulut juga merlis lima komoditas yang menahan inflasi pada Februari lalu adalah bawang merah, daging babi, beras, ikan deho dan ikan selar. (gracey wakary)





