MANADO, 25 MARET 2026 – Aktivitas touring menggunakan sepeda motor matik atau skutik kini semakin populer di kalangan masyarakat dan komunitas di Sulawesi Utara (Sulut).
Namun, karakteristik transmisi otomatis pada skutik memerlukan teknik khusus, terutama saat menghadapi medan ekstrem seperti tanjakan terjal dan turunan curam.Guna mendukung keamanan berkendara, PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) membagikan panduan edukasi #Cari_Aman bagi para pengendara skutik Honda agar tetap stabil dan selamat selama perjalanan jauh.
Berbeda dengan motor transmisi manual yang memiliki engine brake kuat melalui perpindahan gigi, pengendara skutik harus lebih jeli dalam memainkan ritme gas dan rem. Instruktur Safety Riding PT DAW, Andhika Reynold Salindeho, menekankan pentingnya persiapan dan penguasaan teknik yang benar.”Dalam kondisi apapun, setiap pengguna jalan perlu memahami teknik berkendara yang tepat. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain, serta menerapkan semangat #Cari_Aman,” ujar Andhika. Berikut adalah poin-poin utama panduan keselamatan berkendara untuk pengguna skutik:
Persiapan Kendaraan & Rute: Melakukan pengecekan menyeluruh pada rem, ban, dan oli sebelum berangkat, serta mengenali rute untuk mengantisipasi tikungan tajam atau tanjakan panjang.
Strategi Tanjakan: Gunakan momentum dengan menambah gas sebelum memasuki tanjakan. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan posisikan tubuh sedikit condong ke depan untuk menjaga cengkeraman roda depan.
Strategi Turunan: Turunkan gas dan gunakan kombinasi rem depan serta belakang secara bertahap. Jika melewati turunan panjang, pengendara disarankan menepi sejenak untuk mendinginkan sistem pengereman guna menghindari rem blong.
Posisi Berhenti di Tanjakan: Gunakan rem belakang sebagai penahan utama agar motor tidak mundur. Hindari berhenti tepat di belakang kendaraan besar seperti truk atau bus untuk menjaga ruang pandang dan ruang gerak.
Postur tubuh juga menjadi sorotan dalam edukasi ini. Saat di turunan, pengendara disarankan memposisikan tubuh sedikit condong ke belakang demi menjaga stabilitas motor. Melalui sosialisasi ini, PT Daya Adicipta Wisesa berharap para pengguna sepeda motor Honda tidak hanya sekadar menikmati pemandangan saat touring, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan aspek teknis keselamatan di jalan raya. (gracey)





