MANADO, 27 MARET 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi utara (Sulut) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Bitung mengeluarkan peringatan dini, terkait potensi gelombang tinggi yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah perairan di Sulawesi Utara dan sekitarnya.
Dalam siaran pers yang diterima MANADONES, diurai peringatan ini berlaku mulai pagi hari ini sekira pukul 08.00 WITA, dan akan berlanjut hingga 30 Maret mendatang. Ini diprakirakan berdasarkan analisis kondisi sinoptik, pola angin di wilayah tersebut secara umum didominasi oleh hembusan dari arah Timur Laut.
Dimana kecepatan angin rata-rata terpantau berada pada kisaran 6 hingga 15 knot. BMKG mencatat adanya potensi peningkatan kecepatan angin yang signifikan di beberapa titik krusial, di antaranya ada di Perairan Utara Kepulauan Sangihe, Perairan Utara Kepulauan Talaud, dan Laut Maluku. Peningkatan kecepatan angin di wilayah-wilayah tersebut berisiko memicu kenaikan tinggi gelombang secara mendadak, yang dapat membahayakan aktivitas pelayaran.
BMKG mengategorikan tinggi gelombang sebesar 1,25 hingga 2,5 meter (Kategori Sedang) yang berpeluang terjadi di empat wilayah utama, yakni di Perairan Timur Kepulauan Sitaro, Perairan Timur Kepulauan Sangihe, Perairan Timur Kepulauan Talaud dan Laut Maluku
Untuk itu, masyarakat, khususnya nelayan dan operator moda transportasi laut, diimbau untuk tetap waspada dan memantau perkembangan cuaca secara berkala. Kondisi gelombang setinggi 2,5 meter dapat berisiko tinggi terhadap perahu nelayan maupun kapal tongkang. BMKG juga meminta para pengguna jasa kelautan untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran dan selalu menyiapkan alat keselamatan yang memadai selama berada di laut. (vero)





