JAKARTA, 28 MEI 2026 (ANTARA) – Unggulan ketiga Iga Swiatek dan unggulan ketujuh Elina Svitolina melaju ke babak ketiga French Open 2026, sementara unggulan kedua Rybakina tersingkir setelah kalah pada babak kedua.
Swiatek melaju ke babak setelah mmenang 6-2, 6-3 atas Sara Bejlek dalam pertandingan yang lebih alot dari yang ditunjukkan papan skor. Meski begitu, petenis Polandia itu menemukan ritme untuk menyudahi pertandingan dalam tempo satu jam 31 menit.
“Sungguh pertandingan yang sulit dalam hal ritme, karena Sara bermain berbeda dari kebanyakan pemain,” kata Swiatek seperti dikutip laman WTA. Set pertama saja berlangsung 46 menit. Swiatek dua kali kehilangan servis dan hanya berhasil pada 37 persen servis pertamanya.
Pada set kedua, gim pembuka berlangsung hampir 10 menit, dan pada saat Swiatek akhirnya mempertahankan servisnya pada kedudukan 1-0, pertandingan sudah melewati satu jam. Pada akhirnya, Swiatek tetap menemukan jawaban.
“Tapi saya senang dengan cara saya menyesuaikan diri dan bagaimana saya mengambil keputusan, karena kadang-kadang tidak begitu jelas kapan harus menyerang dan bertahan,” ujar Swiatek. Swiatek kini telah mencapai babak ketiga semua dari 24 turnamen Grand Slam yang ia mainkan.
Selama era Open, hanya Novak Djokovic yang mencatat rekor lebih panjang sepanjang dekade ini, dengan mencapai babak ketiga dalam 25 turnamen Grand Slam pada 2010-an. Di lapangan lain, petenis Ukraina Svitolina kini memenangi delapan pertandingan beruntun setelah mengalahkan petenis kualifikasi Kaitlin Quevedo 6-0, 6-4.
“Saya sangat senang dengan cara saya bisa tetap kuat dan berani pada kedudukan 4-4, gim yang sangat sulit, lalu menyelesaikannya dengan servis yang bagus,” kata Svitolina. Rybakina, yang berpotensi meninggalkan Paris sebagai petenis nomor satu dunia, unggul 3-0 sebelum Starodubtseva membalas. Namun, petenis Kazakhstan itu menyelesaikan set pertama.
Starodubtseva membalikkan keadaan pada set kedua, dan terus menekan petenis berusia 26 tahun itu hingga tie-break set penentu, lalu memenangi pertandingan dengan 3-6, 6-1, 7-6(10-4) dalam waktu 2 jam 28 menit. “Saya memang sudah mengira ada perlawanan dari Rybakina, dan begitu skor menjadi 3-3, saya rasa permainan saya tidak jauh lebih buruk,” ujar Starodubtseva.
Bagi Rybakina, yang mencatat 31 kemenangan, terbanyak di antara semua petenis WTA di tur musim ini, kekalahan membuatnya untuk pertama kali tersingkir dari French Open lebih awal sejak 2020 ketika dia kalah pada babak kedua. “Energi saya jelas tidak ada. Saya tidak bisa menemukan keseimbangan yang tepat pada bola,” kata Rybakina.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Jafar M Sidik





