Ahli Gizi Sarankan Pantau Hidrasi Lewat Warna Urine saat Cuaca Panas

 

 

 

 

 

JAKARTA, 8 JULI 2026 (ANTARA) – Ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi hidrasi tubuh saat cuaca panas, salah satunya dengan memantau warna urine, alih-alih hanya berpatokan pada anjuran minum sekitar dua liter air per hari.

 

Belakangan ini, cuaca panas masih dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dapat membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

 

Menurut Tan saat dihubungi ANTARA pada Rabu, indikator sederhana untuk mengetahui apakah kebutuhan cairan tubuh telah tercukupi adalah warna urine. “Ini parameternya butuh lebih atau tidak. Kalau masih jernih kuning muda ya aman,” kata ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu.

Baca juga  Bakar Kalori Berlebih dari Hidangan Lebaran

 

Ia menjelaskan, selama warna urine masih tampak jernih atau kuning muda, kondisi hidrasi tubuh umumnya masih terjaga. Karena itu, kebutuhan cairan tidak dapat disamaratakan untuk setiap orang, melainkan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

 

Tan juga menanggapi anggapan bahwa air kelapa lebih baik daripada air mineral untuk menjaga hidrasi saat cuaca panas. “Boleh aja, tapi enggak wajib,” ujarnya. Menurut dia, air kelapa dapat dikonsumsi apabila tersedia, namun bukan merupakan keharusan. Ia juga mengingatkan agar air kelapa dikonsumsi tanpa tambahan gula.

 

“Bukan keharusan. Kalau ada dan tersedia silakan saja, tanpa imbuhan gula,” katanya. Saat ditanya mengenai air kelapa yang ditambah gula, Tan menilai minuman tersebut tidak lagi menjadi pilihan yang sehat. “Ya enggak sehat lagi dong,” ujarnya.

Baca juga  Saat Tentara Langit Lanud Sam Ratulangi Luluhkan Hati Anak Sekolah untuk Divaksinasi

 

Ahli gizi yang gemar mengedukasi masyarakat lewat media sosial itu menambahkan, air mineral tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh sehari-hari. “Air mineral,” katanya saat ditanya apakah air putih tetap lebih baik untuk menjaga hidrasi tubuh.

Pewarta : Farika Nur Khotimah

Editor : Mahmudah

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *