MANADO, 13 AGUSTUS 2026 — Sebanyak 15 koperasi pertanian di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bersiap menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Politeknik Negeri Manado (Polimdo).
Kemitraan strategis ini difokuskan pada percepatan digitalisasi sektor pertanian lokal melalui pemanfaatan teknologi tepat guna karya dosen dan mahasiswa. Rencana kolaborasi tersebut dimatangkan usai pertemuan antara pimpinan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Minut dan Ketua Jurusan Teknik Elektro Polimdo, Marson Budiman, di Hotel Grand Whiz Manado, kemarin usai kegiatan diskusi yang digagas oleh Kementerian Pertanian.
Pimpinan KTNA Minut Arly Dondokambey, mengungkapkan bahwa teknologi yang dikembangkan oleh institusi vokasi tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan riil petani di lapangan, terutama dalam efisiensi tata kelola operasional.
“Dalam narasi yang disampaikan pada diskusi dengan Kementerian Pertanian Polimdo ternyata telah membuat produk digital pertanian dan alat pertanian, yang bisa membantu kami dalam memantau hasil dan alat pertanian yang kami gunakan,” ujar Arly.
Arly menambahkan, modernisasi menuntut petani lokal untuk adaptif terhadap instrumen digital yang ramah pengguna guna mendongkrak produktivitas serta daya saing hasil panen. Ketua Jurusan Teknik Elektro Polimdo, Marson Budiman, menyambut positif inisiatif tersebut. Pihaknya menyatakan siap menyusun draf MoU serta PKS resmi yang nantinya mengikat 15 koperasi pertanian binaan KTNA di berbagai kecamatan se-Kabupaten Minut sebagai penerima manfaat langsung inovasi kampus. (gracey wakary)






