MANADO, 15 SEPTEMBER 2026 — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas kegempaan Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, masih didominasi oleh gempa Vulkanik Dangkal.
Berdasarkan laporan pengamatan periode Senin (14/9/2026), tercatat sebanyak 114 kali gempa Vulkanik Dangkal terjadi dalam sehari. Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Lokon, Alfret Frangky Wenas, melaporkan bahwa selain ratusan gempa Vulkanik Dangkal, terdeteksi pula satu kali gempa Tremor Non-Harmonik dengan durasi cukup panjang mencapai 3.956 detik.
“Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal, membumbung tinggi 5 hingga 150 meter di atas puncak kawah,” ujar Alfret dalam siaran pers yang diterima MANADONES siang tadi.
Saat ini tingkat aktivitas Gunung Lokon berada pada Level II (Waspada). PVMBG mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak mendekati dan tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan sebagai pusat aktivitas.
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon, terutama saat terjadi hujan deras, serta mengantisipasi letusan abu dengan mengimbau warga menyiapkan masker dan kacamata pelindung. (gracey)






