MANADO, 18 SEPTEMBER 2026 – Sebanyak 12 calon pekerja migran perempuan dan 28 calon migran pria asal Sulawesi utara (Sulut) yang lulus dalam seleksi pekerja migran yang digelar oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), hari ini resmi mengikuti kegiatan pelatihan dan sertifikasi Bahasa Inggris di Politeknik Negeri Manado (Polimdo).
Kegiatan yang menjadi ketentuan yang wajib diikuti oleh para pekerja migran Indonesia asal Sulut, akan digelar selam 52 hari di ruang pelatihan Polimdo, Manado.
“Kolaborasi bersama Polimdo ini, menjadi bagian awal kerja sama yang kedepannya akan terus berlanjut. Sumber daya para migran kita akan dilatih dan disertifikasi oleh para SDM handal dari Polimdo,” tutur Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulut AKBP Hendrik Situmorang pagi tadi di ruang Teater GKT Polimdo, juga menegaskan bahwa kehadiran mereka mengikuti pelatihan dan sertifikasi Bahasa Inggris ini dijamin oleh hukum.
Sementara Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Dwi Setiawan Susanto, S.E., M.Si., Ak yang hadir secara daring menyebut kompetensi terutama bahasa Inggris menjadi syarat utama saat bekerja di luar negeri, untuk itu dia meminta para calon pekerja migran yang mengikuti kegiatan ini bisa fokus.
Direktur Dra Mareyke Alelo MBA, yang hadir bersama para pimpinan Polimdo juga meminta para peserta peatihan dan sertifikasi ini bisa dengan baik memaanfaatkan kesempatan ini. “Usai pelatihan ini, kalian harus mampu berbahasa Inggris lebih baik,” ujar Alelo, sambil menambahkan pelatihan ini juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakatnnya. (gracey wakary)






