MANADO, 5 OKTOBER 2026 — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Sam Ratulangi Manado, meluncurkan program “InJourney Airports Pangan Berdaya” guna mendukung percepatan pemulihan gizi anak dan penanganan stunting di sekitar wilayah operasional bandara, pada pagi tadi.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menyasar 27 balita yang terindikasi mengalami masalah gizi maupun berisiko stunting. Bantuan diberikan secara intensif selama 90 hari berturut-turut di dua wilayah, yakni 15 anak di Kota Manado (Kecamatan Mapanget dan Singkil) serta 12 anak di Kabupaten Minahasa Utara (Kecamatan Wori dan Talawaan).

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, melalui PGS Airport Commercial Division Head, Sigit Setyanggono, menegaskan bahwa penentuan penerima bantuan didasarkan pada data resmi Dinas Kesehatan Minahasa Utara serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Manado.
“Bantuan ini bukan sekadar penyaluran TJSL, melainkan wujud kepedulian dan tanggung jawab perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami berharap program 90 hari ini memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak-anak yang membutuhkan,” ujar Sigit didampingi Humas dan PR API Bandara Samrat Manado Yanthi Pramono..
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Minahasa Utara, dr. Thresia S.H. Tiow, mengapresiasi langkah konkret tersebut. Menurutnya, intervensi gizi dari pihak swasta sangat berharga dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di daerah. (gracey wakary)






