Antisipasi Fenomena YOLO – FOMO, Mahasiswa Ambon Diberi Bekal Pengelolaan Keuangan Digital

Dari kiri ke kanan, Evelin Watumlawar, S.Ak, M.M., Staf Ahli Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura dan Indina Andamari, Chief Marketing Officer Kredivo saat menyampaikan paparan mengenai literasi keuangan dalam acara Generasi Djempolan di Universitas Universitas Pattimura, Kota Ambon.

MANADO, 7 OKTOBER 2026 — Kemudahan akses terhadap layanan pembiayaan digital seperti PayLater menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda di tengah maraknya tren fenomena You Only Live Once (YOLO) dan Fear of Missing Out (FOMO).

 

Bacaan Lainnya

Riset menunjukkan sebanyak 57 persen pengguna Kredivo merupakan kelompok generasi muda, di mana mayoritas menggunakannya untuk membantu mengatur arus kas harian.

 

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura, Evelin Watumlawar, S.Ak., M.M., menilai kurangnya pemahaman pengelolaan finansial sejak masa kuliah berpotensi memicu perencanaan keuangan yang tidak matang.

Baca juga  Beasiswa BISS Universitas Brawijaya "Diserbu" Mahasiswa Asing

 

“Generasi muda hari ini punya akses keuangan digital paling luas sepanjang sejarah. Tapi akses tanpa kendali sama saja jebakan. Kuncinya bukan menahan diri dari hidup enak, tapi tahu batas aman untuk kantong sendiri, dan memastikan fintech dipakai untuk membantu, bukan justru membebani,” tegas Evelin dalam acara Generasi Djempolan di Ambon.

 

Evelin menekankan pentingnya penerapan prinsip responsible borrowing dan smart spending secara konsisten agar pengguna terhindar dari lingkaran utang. Menjawab tantangan tersebut, terdapat empat langkah praktis yang dapat diterapkan oleh kalangan mahasiswa dan generasi muda:

 

Memastikan Legalitas Fintech: Selalu memeriksa status resmi platform dan meminjam sesuai kebutuhan riil, bukan keinginan.

Baca juga  Rupiah Rabu Pagi Naik 20 Poin Menjadi Rp15.979 per Dolar AS

 

Menyusun Budget Bulanan: Mengatur anggaran dan memantau lalu lintas arus kas (cash flow) secara berkala.

 

Menerapkan Mindful Spending: Mengkritisi setiap rencana transaksi dengan memisahkan kebutuhan utama dari sekadar keinginan sementara.

 

Bijak Menggunakan Media Sosial: Menjaga diri agar tidak mudah terpengaruh tren konsumtif di ruang digital.

 

Edukasi yang menyasar mahasiswa ini menjadi bagian penting dalam pemanfaatan PayLater secara terukur. Bila digunakan secara terencana, akses kredit digital dapat membantu pengguna pemula mengelola arus kas sekaligus membangun skor kredit secara positif. (gracey)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *