BIK 2026: OJK Catat Indeks Inklusi Keuangan Nasional Naik Jadi 93,61 Persen

Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar saat memberikan sambutan pada pembukaan BIK 2026 pagi tadi.

MANADO, 11 OKTOBER 2026 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyampaikan bahwa tingkat akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan di Indonesia terus mengalami peningkatan.

 

Bacaan Lainnya

Ini disampaikan Kepala Kantor OJK Sulawesi utara dan Gorontalo (Sulutgo), Robert Sianiar saat membuka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Sulut kemarin. Dia mengungkap berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026, Indeks Inklusi Keuangan Nasional berhasil menyentuh angka 93,61 persen, naik dari capaian tahun 2025 yang sebesar 92,74 persen.

Baca juga  Peduli Kesehatan Mental Sejak Dini Agar Hidup Lebih Produktif

 

Menurutnya, pertumbuhan ini mencerminkan semakin luasnya masyarakat yang memanfaatkan sektor keuangan formal. “Artinya, semakin banyak masyarakat yang sudah mengakses produk dan layanan jasa keuangan formal. Namun, kita masih perlu terus mendorong agar masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga memahami dan mampu menggunakannya dengan baik,” ujar Robert di Pembukaan BIK 2026 Sulut di Museum Provinsi Sulut di Manado.

 

Robert menambahkan, untuk memperkuat capaian tersebut, OJK menggelar Bulan Inklusi Keuangan (BIK) sepanjang September hingga Oktober 2026 dengan melibatkan pemerintah daerah, perbankan, pasar modal, industri keuangan non-bank, hingga platform e-commerce. Pihaknya berkomitmen memperluas sinergi lintas sektor guna memastikan manfaat inklusi keuangan dirasakan langsung oleh masyarakat luas. (gracey)

Baca juga  Coretax Makin Diminati Telah 11,2 Juta WP Lakukan Aktivasi Akun

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *