AIRMADIDI – Sempat enggan untuk bersinggungan dengan dunia politik di Nyiur Melambai, dan memilih untuk fokus pada pengembangan dunia usahanya dibidang properti dan pariwisata yang ada di beberapa kawasan elit di indonesia sekelas Bali dan Jakarta, kini Joune Ganda memutuskan bukan hanya terjun ke politik saja, tapi turut berkontribusi langsung sebagai pemimpin daerah, terutama Minahasa Utara (Minut).

Untuk itu, dia pun percaya diri akan maju dalam pertarungan memperebutkan papan satu alias bupati dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020 mendatang, di kabupaten yang kini menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai salah satu kawasan super prioritas untuk Pariwisata Indonesia. “Saya merasa siap untuk memberi diri dalam pembangunan daerah saya. Saya asli Minut, sebagai putra daerah saya terpanggil untuk kembali ke daerah saya untuk membagi dan membangun,” tegas Joune belum lama ini. Dia menyebut usaha dan bisnisnya yang dirintisnya telah berjalan sesuai harapannya, kini terjun ke politik untuk membangun tanah kelahirannya adalah panggilannya yang harus dituntaskan.
Berayah bermarga Ganda dengan ibu bermarga Maramis disebutnya sebagai sebuah berkah, karena kedua marga ini merupakan marga khas Minut, hingga tidak yang meragukan.
Suami dari Rizya Davega Ganda ini juga menyebut, akan menjadi Minut makin maju, dengan berbekal kemampuannya sebagai pengusaha. “Maju untuk Minut makin maju dan kuat. SDM dan SDA akan kita kolaborasikan sebagai kekuatan,” tutup Ketua Bridge Sulut sekaligus salah satu petinggi di partai besar di Sulut ini. Joune sendiri disebut sebut telah mendapatkan dukungan luar biasa dari partai yang dimenaunginya, untuk maju dalam pilkada Minut nanti. Bravo. (graceywakary)





