Lion Air Masih Layani Penerbangan Umroh dari Indonesia Tujuan Arab Saudi

Lion Air group telah kembali melakukan penerbangan ke dan dari Bandara Sam Ratulangi Manado.

JAKARTA – Maskapai Lion Air dengan kode penerbangan JT member of Lion Air Group hingga saat ini per Kamis (27/2), masih mengoperasikan layanan penerbangan umroh atau belum mengalami pembatalan.

Ini ditegaskan dalam rilis Lion Air yang diterima manadones siang tadi berhubungan dengan adanya pemberitaan tentang virus Corona yang membuat Negara Arab Saudi menghentikan sementara kedatangan para Jemaah yang hendak beribadah. Dalam rilis ini diterangkan, Lion Air senantiasa berkoordinasi dengan otoritas penerbangan setempat di Arab Saudi (kota tujuan) serta akan terus mengumpulkan data dan berbagai keterangan, untuk itu operasional Lion Air di Arab Saudi meliputi Madinah – Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (MED) dan Jeddah – Bandar Udara Internasional King Abdulaziz (JED), tetap dijalankan.

Bacaan Lainnya
Baca juga  Bandara Sam Ratulangi Berkapasitas 6 Juta Penumpang dan Miliki 22 Parking Stand

“Lion Air akan menyampaikan pemberitahuan kepada para tamu jamaah dan mitra sesuai perkembangan lebih lanjut. Saat ini, Lion Air mengoperasikan rata-rata 4-5 kali penerbangan umroh per hari dari Indonesia, dengan kota asal melalui 13 bandar udara,” jelas Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, seperti dikutip dalam rilis.

Adapun ke-13 Bandar Udara tersebut adalah Banda Aceh – Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh (BTJ), Medan – Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO), Pekanbaru – Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU), Batam – Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH), Palembang – Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Talang Betutu, Sukarami, Sumatera Selatan (PLM), Padang – Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatera Barat (PDG), Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK), Solo – Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Jawa Tengah (SOC), Surabaya – Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB), Banjarmasin – Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ), Balikpapan – Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN), Makassar – Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan (UPG) dan Mataram – Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (LOP).

Baca juga  Per Oktober Ada 1.930 Warga Tiongkok dan Rusia yang Jalan jalan ke Sulut

“Dan kami, Lion Air dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur yang memenuhi kualifikasi aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first),” tambahnya. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *