TAHUNA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan aparat keamanan dari TNI/POLRI, terus melakukan sosialisasi tentang Corona Virus Disease 19 atau Covid -19 ini, dimana warga diminta untuk waspada dan peduli dengan kebersihan sekitar.
Pasalnya, menjelang akhir pekan ini, Tahuna kini mendapatkan satu pasien yang postif virus ini namun akhirnya meninggal dunia pada pagi tadi. Dijelaskan, oleh Direktur RSUD Liungkendage Tahuna, dr Handry Pasandaran pada Manadones pasien ini telah menjalani perawatan sejak 7 September lalu sebagai warga yang suspek ispa berat atau gagal nafas akibat aveoli paru paru penuh cairan atau meninggal dengan gambaran klinis covid 19, tapi belum memiliki hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR. “Saat ini kami masih menunggu hasil laboraturiumnya, namun pasien tersebut kami telah kami makamkan dengan menggunakan protokolo Covid -19,” ungkap Pasandaran.
Di Tahuna, lahan pemakaman untuk pasien yang terkonfirmasi Covid -19 atau yang masih dalam status menunggu hasil laboraturium tetap dimakamkan di area yang ada di kelurahan Panenekeng Kecamatan Tahuna. “Kita harus makin waspada dan patuh pada protokol Covid -19,” tambah Kepala Bidang III Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe. Mari waspada dan patuh. (ryasengala)





