Kapolri Lantik 10 Pati dan Ingatkan Netralitas serta Penerapan Tegas Protokol Covid -19

JAKARTA — Sebanyak 10 perwira tinggi (Pati), yang ada di mabes Polri memdapatkan jabatan baru, dan delapan diantaranya menjabat sebagai pemimpin wilayah di delapan daerah setingkat Polda alias Kapolda.

Jabatan ini berdasarkan surat Telegram Rahasia (TR) nomor ST/3222/XI/KEP./2020 per tanggal 16 November 2020 yang ditandatangani oleh AS SDM Polri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan. Para Pati Mabes Polri yang mendapat jabatan baru adalah pertama Irjen Petrus Golose Kapolda Bali dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri. Kemudian Irjen Putu Jayan Danu Putra Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Bali. Ketiga ada Irjen Baharudin Djafar Kapolda Maluku dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri dan Irjen Refdi Andri Koorsahli Kapolri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Maluku. Kelima, ada Irjen Nico Afinta Kapolda Kalsel diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jatim. Keenam ada Irjen Rikwanto Kapolda Malut diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Kalsel. Disusul
Irjen Risyapudin Nursin Kakorbinmas Baharkam Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Malut. Kedelapan, Irjen Firman Shantyabudi Kapolda Jambi diangkat dalam jabatan baru Aslog Kapolri. Kesembilan ada Irjen Albertus Rachmad Wibowo Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. 1 Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru Kapolda Jambi. Ke -10 ada Brigjen Pol Ferdy Sambo Dirtipidum Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kadiv Propam Polri.

Bacaan Lainnya
Baca juga  K --9 Ditsamapta Polda Sulut Diturunkan Evakuasi Warga Terdampak Bencana Alam di Manado

Khusus para pati yang memilik kawasan atau Polda, Kapolri Jenderal Idham Azis dalam pelantikan yang dilakukan dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab), dengan protokol kesehatan Corona Virus Disease -19 atau Covid -19, Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11) pagi tadi, secara terbatas. Dimana, para
kapolda yang baru dilantik agar mempersiapkan pengamanan Pilkada Serentak, netralitas personel dan pengamanan natal dan tahun baru, serta yang lebih prioritas bagaimana Polri mendukung pemerintah dalam rangka menanggulangi penyebaran penularan Covid-19. Terkait dengan gelaran Pilkada 9 Desember yang akan datang, Kapolri menekankan, seluruh personel untuk bersikap netral. “Pastikan netralitas baik secara organisasi maupun individu. Berikan jaminan bahwa penyelenggaraan tahapan Pilkada sesuai dengan protokol kesehatan Covid -19 dan berjalan aman,” tekan Kapolri.

Baca juga  PTUN Bandung Nyatakan Berkas Gugatan Paat pada Rektor IPDN Jatinangor Penuhi Syarat Sidang

Kapolri Jenderal Idham Azis, juga mengingatkan, pandemi Covid-19 hingga saat ini belum menunjukan tren penurunan, di Indonesia yang terkonfirmasi positif Covod-19 sudah mencapai 483.518 orang dan sebanyak 15.600 orang dinyatakan meninggal dunia akibat virus asal WUhan, Tiongkok itu. “Negara juga mengalami resesi ekonomi nasional pertumbuhannya minus selama 3 kuartal berturut-turut. Oleh karena itu, pemerintah berharap banyak kepada TNI dan Polri. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *