MANADO, 22 JANUARI 2021 — Hujan dengan intesitas lebat yang mulai mengguyur Kota Manado, sejak pukul 11.00 Wita hingga sore ini, membuat hampir semua areanya terdampak banjir dan luapan air.
Di Perkamil, Banjer, Tuminting, Singkil, Tanjung Batu, Malalayang, Batukota, Ternate Tanjung, Winangun, Malendeng, Ring Road, Ranomuut dan 26 kawasan lainnya kembali menjadi kawasan kumuh karena air yang menguap akibat intensitas hujan yang tinggi serta tidak adanya drainasse yang baik.
Beberapa postingan yang menyedihkan diunggah di media sosial sekelas Facebook dan instagram (IG), seperti dari akun Bungsu yang membagikan kondisi dari Sekolah Farmasi di Perkami yang menjadi korban luapa air dari DAS Tondano. “Kami butuh bantuan untuk mengeluarkan kami dari sini. Air makin meninggi. Tolong kami,” ujar mereka dalam video beberapa detik ini. Seperti juga yang terlihat di kawasan Winangun, luapan air karena banjir membuat beberapa kendaraan tidak bisa berjalan.
Salah satu minimarket, Indomaret di Ringroad Malendeng pun harus memgalami amukan alam ini. Air menggenangi rak rak jualan mereka, hingga sebatas perut orang dewasa.
Banjir dan luapan air pun membuat, jalanan lumpuh seperti di jalan Betesda, area KONI dan Malalayang. Hingga berita ini diturunkan, banjir masih terus terjadi. (graceywakary)





