Pandemi Tak buat PE Sulut Merayap di Semester I

MANADO, 19 AGUSTUS 2021 — Pandemi Covid –19, tidak membuat perekonomian Nyiur melambai anjlok total, malah selama semester I tahun 2021 ini, Pertumbuhan ekonomi (PE), dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ternyata mampu tumbuh.

Ini terlihat, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut yang diungkap umum dimana PE mampu tumbuh sebesar 1,87% pada triwulan 1, dan 8,49% pada triwulan kedua ini, secara year on year (you). “Sehingga, kumulatif PE pada semester I di tahun 2021 ini tumbuh sekira 5,13% (c to c),” kata Kepala BPS Sulut, Asim Saputra saat melakukan audiensi dengan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw belum lama ini.

Bacaan Lainnya
Baca juga  North Sulawesi Investment Challenge Kembali Digelar Bank Indonesia

Dijelaskan, Asim pada triwulan II hampir semua sektor lapangan usaha tumbuh positif, ini didorong oleh sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yg tumbuh 70,62% yang jadi pemimpin pertumbuhan, diikuti sektor transportasi sebesar 22,54% karena relaksasi pembatasan kegiatan masyarakat sehingga ikut mendorong sektor perdagangan ikut tumbuh 3,75%. “Sektor konstruksi juga tumbuh 19,04% ini memberi multiplier effect pada sektor lapangan usaha lainnya,” jelasnya, seperti yang dikutip MANADONES dalam rilis BPS Sulut sore tadi.

Tidak ketinggalan, diterangkan juga mengenai persentase kemiskinan ditengah pandemi, dimana data yang ditemukan BPS Sulut, hanya turun tipis, dan tekanan pengangguran juga berkurang karena pekerja memasuki sektor informal dgn jam kerja lebih sedikit pada masa pandemi Covid 19.

Baca juga  Besok 2.950 Warga Minut Ditargetkan Terima Vaksinasi

“Gubernur mengharapkan masukan masukan konstruktif berbasis data dari BPS, sehingga arah perencanaan pembangunan lebih memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas di masa depan. Bahkan, gubernur berniat menyelenggarakan acara sarasehan pembangunan dengan mengundang BPS sebagai narasumber pada pekan depan,” tambahnya. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *