TAHUNA, 18 JANUARI 2022 – Liga Mahasiswa Nasional Demokrat (LMND) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sangihe, pagi menjelang siang tadi melakukan aksi demo secara damai di DPRD Sangihe.
Sayangnya, aksi para pemuda dan mahasiswa ini tidak berjalan mulus. Pasalnya, mereka gagal bertemu dengan para wakil rakyat yang duduk sebagai anggota DPRD Sangihe, karena semuanya sedang melakukan tugas luar. Mereka pun sempat meminta ijin, untuk memeriksa kedalam gedung DPRD Sangihe apakah para wakil Rakyat memang betul-betul sedang tidak ada di tempat atau hanya bersembunyi di dalam ruangan.
Karena merasa memiliki tanggung jawab untuk menerima dan meneruskan masukan dari para generasi muda ini, membuat Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Humas DPRD Sangihe, Ronal Lumiu menyambut para pendemo dan berdiskusi mencarikan solusi yang tepat.
“Tadi saya temui para pendemo, dan tentunya kami menyambut dengan baik maksud dan tujuannya, juga memohon maaf kepada para pendemo karena tak bisa menemui anggota dewan yang saat ini sedang tugas partai keluar daerah dan tugas sebagai anggota komisi. Namun pekan depan kami akan memfasilitasi pendemo untuk berdialog setelah anggota dewan kembali dari bertugas, ” jelasnya pada MANADONES.
Lanjut Lumiu, sudah ada kesepakatan dengan pendemo untuk masalah penyampaian aspirasi mahasiswa, dan dapat difasilitasi dilain waktu lewat dialog yang pelaksanaannya akan ditetapkan setelah pendemo melayangkan surat resmi ke dewan senin pekan depan.
Sementara itu, masyarakat kota Tahuna yang menyaksikan aksi tersebut, menganggap bahwa apa yang di lakukan Kepala Bagian Persidangan dan Humas DPRD Sangihe adalah hal yang bijaksana. “Untung ada Lumiu kalo tidak bisa-bisa para pendemo akan bakar ban di depan kantor DPRD Sangihe, karena tidak ada satupun wakil rakyat berada di kantor,” ungkap Diverson warga kelurahan Tona II. (Ryansengala)





