Peluncuran KKP dan QRIS di Apresiasi Jokowi

Presiden Joko Widodo didampingi Sri Mulyani dan Menkomarves Luhut Pangaribuan saat peresmian KKP dan QRIS kemarin. (foto: Setkab RI)

MANADO, 30 AGUSTUS 2022 –  Peluncuran Kartu Kredit Pemerintah (KKP) Domestik, dan QR Code Indonesian Standard (QRIS), yang diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI) kemarin, mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 

Bacaan Lainnya

Disebutkan Jokowi dalam sambutannya, kehadiran KKP dan QRIS, adalah bukti Indonesia telah ini mengikuti kecepatan perubahan teknologi digital di bidang ekonomi.

 

Pertama tentang KKP Domestik, dikatakannya telah meminta pada Gubernur Bank Indonesia (BI), perbankan dan Himbara mengawal hingga ke  pemerintah kabupaten, pemerintah kota, untuk segera masuk ke sistem dan platform ini. “Sehingga terjadi kecepatan, kecepatan pembayaran. Mungkin dulu pembayarannya mundur-mundur, dengan kartu kredit ini mestinya begitu transaksi langsung bayarnya sudah masuk ke rekening kita,” ungkapnya, seperti dikutip MANADONES dalam siaran pers Setkab RI kemarin.

Baca juga  Sahabat Telkomsel jadi Wadah Pengembangan Talenta DCC Tanah Air

 

Tidak hanya itu, presiden pilihan rakyat dua periode ini juga mengingatkan agar belanja-belanja pemerintah, BUMN,  seperti uang yang dikumpulkan oleh pemerintah, baik dari pajak, dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), masuk menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), masuk menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), semuanya menuju kepada pembelian produk-produk dalam negeri, bukannya produk luar negeri atau pada produk-produk impor.

 

“Saya, sampaikan berkali-kali agar sistem yang mengawal ini betul-betul segera bisa selesai dan daerah semuanya dengan semangat yang sama membeli produk-produk dalam negeri,” tegasnya. Disini juga diungkapnya tentang komitmen lebih dari Rp800 triliun, dengan tealisasi sudah lebih dari Rp400 triliun, untuk produk lokal, terutama produk UMKM.

Baca juga  Rencana Ganti Rugi Lahan ala PT TMS untuk Warga Bowone Sangihe Alot

 

Yang kedua, untuk QRIS, Jokowi meminta agar bisa dikoneksikan antarnegara, sehingga memudahkan UMKM, pariwisata untuk berhubungan dengan negara-negara lain, baik dengan Thailand dengan semua negara ASEAN. “Dan, kita harapkan terjadi efisiensi dan kita tidak hanya menjadi pasar, tidak hanya menjadi pengguna, tapi kita juga memiliki sebuah platform, aplikasi yang bisa nantinya penggunanya semakin banyak,” tambahnya. (graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *