Kapolri Paparkan Mitigasi Inflasi Polri di Rakornas Pimpinan Daerah dan Forkopimda

Kapolri saat pembukaan Rakornas kemarin di Sentul, Jawa Barat. (humas polri)

SENTUL 18 JANUARI 2023 – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan strategi Kepolisian dalam melakukan mitigasi inflasi di Indonesia, akibat gejolak ekonomi global yang berdampak pada situasi ketidakpastian, dalam Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas)  Kepala Daerah dan Forkopimda yang digelar di Sentul, Jawa Barat, kemarin (17/1).

 

Bacaan Lainnya

Disini, Kapolri Sigit mengungkapkan, kepolisian harus menjamin ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, mngawal anggaran negara sebagai shock absorber, penguatan investasi dan hilirisasi industri serta menjaga pasar domestik. “Para  personel kepolisian harus bersinergi dengan TNI dan seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas). Dimana, stabilitas kamtibmas sebagai prasyarat karena kita memang harus menjaga apalagi kita masuk tahun politik,” ujar Sigit, di Rakornas yang bertajuk ‘Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi’.

Baca juga  Kebutuhan Dapur Dorong Sulut Deflasi lagi di September 2024

 

Tidak hanya itu, Kapolri Sigit juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran di wilayah Indonesia untuk memberikan pendampingan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) terkait dengan penggunaan anggaran.

 

Sigit menjelaskan, penggunaan APBN maupun APBD menjadi salah satu yang diharapkan dapat memutar roda perekonomian selain investasi. Mengingat, jika terserap dengan baik, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 1,6 sampai dengan 1,7 persen. “Baik dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan lain-lain. Pastikan bisa terserap, kalau Pak Presiden minta di atas 90 persen bagaimana caranya sehingga putaran di daerah bisa berjalan,” tutur Sigit.

 

Oleh karenanya, Sigit menegaskan, kepada seluruh personel Kepolisian harus melakukan pendampingan secara profesional sehingga tidak terjadi keraguan dalam penyerapan anggaran yang ada. “Kita membimbing. Jadi yang benar mendampingi Pemda. Sehingga tidak ada lagi keraguan gunakan dana-dana yang ada,” jelas Sigit.

Baca juga  Pantau Pemungutan Suara Pilkada Serentak Kapolda Imbau Tidak Boleh Ada Kerumunan

 

Disisi lain, Sigit juga mendorong untuk peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN), dengan memanfaatkan dan meningkatkan e-katalog yang ada. Menurutnya, perlu ada kolaborasi yang baik antara Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Sehingga, di awal tahun ini seluruh perencanaan bisa langsung dapat dijalankan.

 

“Menjadi sangat penting supaya tidak ada keraguan dan betul-betul bisa terserap dengan baik. Masalah tentunya bisa diselesaikan termasuk salah satunya jika membutuhkan adanya suatu produk tertulis untuk menentukan dasar hukum penggunaan anggaran itupun bisa dilakukan,” tutup Sigit, seperti dikutip MANADONES dalam siaran pers Polri dari Humas Polda Sulut pagi tadi. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *