Menhut Pastikan Negara Hadir Untuk Mencegah Karhutla

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

JAKARTA,7 AGUSTUS 2026 (ANTARA) – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi di musim kemarau.

 

“Perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto jelas, pemerintah siap melindungi warga negara kita dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Negara hadir untuk mencegah kebakaran hutan,” kata Menhut Raja Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

 

Ia mengingatkan karhutla tidak hanya merusak hutan, tetapi juga mengganggu kehidupan masyarakat. Menurutnya, karhutla dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), meliburkan sekolah, menghambat aktivitas ekonomi hingga mengganggu operasional bandara.

Baca juga  Studi Temukan Cara Baru Cegah Gigi Berlubang

 

“Ini tidak boleh terjadi lagi,” ujar Menhut. Lebih lanjut, Raja Antoni optimistis Indonesia mampu menekan angka karhutla meski El Nino tahun ini diperkirakan datang lebih cepat akibat perubahan iklim. “Mudah-mudahan tahun ini angka karhutla jauh lebih rendah dibandingkan 2023, dengan dampak yang seminimal mungkin bagi masyarakat,” kata dia.

 

Selain itu, Menhut Raja Antoni juga mengapresiasi Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api yang menjadi garda terdepan dalam pengendalian karhutla. Menurutnya, para petugas telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan nyawa untuk melindungi hutan dan masyarakat.

 

Raja Antoni juga menegaskan bahwa pengendalian karhutla hanya dapat berhasil melalui kolaborasi seluruh pihak. “Terus jalin komunikasi dan kolaborasi yang baik. Hanya dengan kolaborasi, persoalan besar seperti karhutla dapat kita selesaikan bersama,” kata Menhut Raja Antoni.

Baca juga  BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Alami Hujan Ringan-lebat pada Kamis

 

Menhut Raja Antoni mengatakan, pengalaman Indonesia dalam menghadapi karhutla terus menunjukkan perbaikan dari tahun ke tahun. Menurutnya, pemerintah menargetkan luas kebakaran hutan dan lahan tetap dapat ditekan meski tahun ini dihadapkan pada ancaman El Nino yang datang lebih cepat akibat perubahan iklim.

 

“Mudah-mudahan tahun ini kita bisa membuktikan bahwa meskipun El Nino datang lebih cepat, angka karhutla jauh lebih rendah dibandingkan 2023, dengan dampak yang seminimal mungkin bagi masyarakat,” katanya.

 

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira

Editor : Evi Ratnawati

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *