Prabowo Ingatkan Bangsa Indonesia Harus Kuat Agar tidak Dijajah

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan kepada para atlet saat acara pelepasan Kontingen Indonesia ke ajang kompetisi olahraga Asian Games Aichi-Nagoya 2026, di Istana Negara Jakarta, Rabu (9/9/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden/aa.

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 19 SEPTEMBER 2026 (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, mengingatkan pentingnya bangsa Indonesia menjadi kuat agar tidak kembali dijajah oleh bangsa lain.

 

“Karena bangsa yang tidak kuat, bangsa itu akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa lain,” kata Prabowo dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta. Prabowo mengingatkan masyarakat agar senantiasa belajar dari sejarah kelam masa lalu, terutama pengalaman panjang bangsa Indonesia yang pernah berada di bawah cengkeraman penjajahan.

Baca juga  Pelatihan Vokasi Nasional 2026 dari Kemenaker Serap Lebih dari 10 Ribu Peserta

 

Menurut Presiden, para pendahulu bangsa telah mengorbankan jiwa dan raga untuk melawan penjajahan, sehingga perjuangan tersebut wajib dijadikan pelajaran berharga bagi generasi penerus. “Kita harus berani mengakui dan kita harus belajar dari situ. Dan kita harus bertekad, jangan sekali-sekali kita akan dijajah kembali oleh siapa pun. Kita harus kuat,” ujarnya.

 

Presiden menyampaikan bahwa kekuatan nasional berfungsi menjaga kedaulatan sekaligus memampukan Indonesia dalam mengulurkan bantuan kemanusiaan kepada bangsa lain. “Karena dengan kekuatan, kalau kita kuat, kita bisa membantu saudara-saudara kita yang tertindas dan yang ditindas oleh bangsa-bangsa lain,” kata Prabowo.

 

Selain menekankan kekuatan, Prabowo turut mengajak generasi muda untuk berani melihat kelemahan dan kekurangan diri secara jujur demi memicu perbaikan serta pembangunan bangsa. Langkah mengevaluasi diri tersebut dinilai sangat krusial agar seluruh elemen bangsa dapat terus membenahi kekurangan internal secara objektif. “Kita harus jujur bukan kepada orang lain, tetapi kita harus jujur kepada diri kita sendiri,” kata Prabowo.

Baca juga  Akhir Maret, Laporan SPT Tahunan Tembus 10 Juta

 

Pewarta : Aditya Ramadhan

Editor : Didik Kusbiantoro

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *