MANADO, 12 APRIL 2023 – Pascaaksi, penyalahgunaan QRIS yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab, belum lama ini di rumah ibadah, maka Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat pengguna QRIS makin waspada dan cermat.
Berikut tiga hal yang penting diingat sebelum menggunakan QRIS seperti yang disampaikan dalam siaran pers BI, melalui Departemen Komunikasi BI Direktur Eksekutif Erwin Haryono. Pertama, dalam melakukan transaksi menggunakan QRIS, masyarakat dihimbau untuk selalu memperhatikan informasi di dalam aplikasi pada saat memindai QRIS, antara lain memastikan nama pedagang atau merchant yang tercantum di dalam aplikasi memang benar yang menerima pembayaran sesuai dengan tujuan transaksi.
Kedua, mengikuti petunjuk pembayaran yang diinformasikan oleh pedagang atau merchant. Dan ketiga, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan transaksi apabila menemukan kejanggalan, atau informasi yang tidak sesuai dengan profil pedagang atau merchant yang menerima pembayaran atau informasi transaksi yang tidak sesuai dengan tujuan pembayaran.
Adapun bagi PJP, ASPI juga telah menerbitkan pedoman edukasi kepada pedagang/merchant dan pengguna QRIS, agar dapat meningkatkan keamanan transaksi QRIS. Untuk itu, BI mengharapkan PJP melaksanakan pedoman tersebut. Selain upaya mitigasi risiko oleh PJP terhadap risiko penipuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, pedagan atau merchant diharapkan dapat memastikan keamanan QRIS yang ditampilkan agar tidak dapat diganti atau dimodifikasi oleh pihak yang tidak berwenang.
BI bersinergi dengan industri dan pihak terkait akan terus meningkatkan edukasi dan literasi terkait keamanan transaksi QRIS, serta memperkuat pengawasan penyelenggaraan QRIS, khususnya pemenuhan aspek Know Your Merchant dan monitoring transaksi, dan memperkuat infrastruktur pendukung ekosistem QRIS untuk memitigasi risiko penyalahgunaan QRIS atau fraud. (graceywakary)





