MANADONES, 17 OKTOBER 2023 – Soleiman, dengan tersenyum menyebutkan bahwa dirinya melihat sang kekasih tersedu kala dia masuk fase sekarat, saat menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit yang ada di Manado.
Pria yang dikenal sebagai salah satu pengusaha sukses ini, memang lima tahun lalu mengalami serangan jantung dan komplikasi lainnya yang membuatnya masuk sebagai pasien yang diawasi ketat saat berada di RS. “Saya melihatmu menangis dan memegang tangan saya. Sambil berulang kali menyebut tidak akan bisa melepas saya, hal buruk pun akan kau ambil,” tuturnya saat ditemui MANADONES.
Melihat gelagat buruk kekasihnya, membuat Eman, panggilan akrabnya ini, berusaha keras untuk kembali ke tubuh utuhnya. Padahal dia menyebut, dirinya terasa akan menuju ke tempat yang menyenangkan. Fenomena ini ternyata adalah hal yang berkaitan dengan kematian seseorang atau sekarat. Seperti dikutip dari Vice, fenomena yang dialami oleh Eman disebut orang yang sedang sekarat, dan kemungkinan besar menghadapi tahap-tahap menjelang kematian, salah satunya merasakan sensasi seperti roh terlepas dari tubuh. Mereka menyebut, kondisi antara hidup dan mati ini diamati para ilmuwan melalui pola aktivitas otak pasien yang terkena serangan jantung yang disebut memasuki “dimensi realitas” yang berbeda.
Tim peneliti yang dipimpin Sam Parnia, dokter perawatan intensif dan lektor kepala di Fakultas Kedokteran NYU Langone Health, memantau gelombang otak pasien saat mendapatkan penanganan resusitasi jantung paru (CPR). Totalnya ada 567 pasien yang dirawat di 25 rumah sakit seluruh dunia. Hasil tes elektroensefalogram (EEG), menunjukkan tanda-tanda puluhan pasien serangan jantung mengalami fase peningkatan kesadaran hingga satu jam lamanya. Sementara itu, dari 53 pasien yang berhasil diselamatkan, 11 orang di antaranya mengaku bisa merasakan keadaan sekitar sepanjang mereka diberi CPR. Enam pasien lainnya melaporkan gejala-gejala mirip “Near-Death Experience” (NDE), atau pengalaman nyaris mati.
Sebagian besar pasien yang pulih dari serangan jantung mengatakan, mereka “sadar penuh” dengan setiap perubahan yang terjadi pada tubuhnya, baik secara fisik maupun batiniah. “Pasien menceritakan pengalaman batin yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Kesadaran meningkat drastis saat mereka hampir menjemput ajal,” ujar Parnia saat dihubungi VICE. Nah apakah pernah merasakan seperti in? (graceywakary)





