Kenali Tanda Motor Perlu Turun Mesin dan Cara Menghindarinya ala Honda – DAW

Mesin motor Honda harus selalu dijaga.

MANADO, 16 AGUSTUS 2024 – Turun mesin atau overhaul adalah proses untuk menyelesaikan masalah yang terjadi pada komponen bagian dalam mesin.

 

Bacaan Lainnya

Proses ini dilakukan dengan melepas mesin motor dari sasis untuk kemudian dilakukan pembongkaran, melihat kondisi komponen bagian dalam, membersihkan hingga penggantian komponen yang dinilai sudah aus atau rusak. Turun mesin biasanya diakibatkan oleh pemakaian yang tak wajar, jarang melakukan pemeriksaan dan perawatan secara rutin.

 

Ada beberapa gejala atau ciri yang bisa dikenali bahwa sepeda motor harus turun mesin, diantaranya:

  1. Knalpot mengeluarkan asap putih

Keluarnya asap putih dari knalpot adalah tanda bahwa komponen mesin bagian dalam bermasalah, khususnya di area ruang bakar. Asap putih tersebut muncul akibat proses pembakaran bahan bakar yang terkontaminasi oleh oli mesin. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa ada kerusakan pada komponen ring piston, piston, sil klep, ataupun klep.

Baca juga  Beli Honda EM1 e: Dapatkan Promo Cashback Rp19 Juta dari DAW

 

  1. Kebocoran oli

Kebocoran oli bisa terlihat pada dinding mesin. Biasanya, rembesan oli keluar dari celah sambungan konstruksi mesin motor akibat paking mesin atau tap baut oli yang rusak. Akibat kebocoran ini, volume oli mesin berkurang, selain itu suhu di dalam mesin pun jadi tidak ideal atau lebih tinggi. Jika tidak segera diatasi, mesin bisa mati sekita dan komponen mesin akan rusak.

 

  1. Suara mesin kasar

Suara yang tidak normal, dan kasar dari dalam mesin mengindikasikan adanya komponen dalam mesin yang tidak normal. Suara kasar bisa diakibatkan oleh komponen dalam mesin yang mulai aus, rusak atau kekurangan pelumas sehingga gesekan komponen bergerak menjadi tidak wajar.

 

  1. Berkurangnya tenaga mesin

Ketika komponen-komponen mesin bermasalah, maka kinerjanya akan berkurang. Imbasnya adalah tenaga yang dihasilkan dari proses pembakaran jadi tidak maksimal dan berpotensi mesin sulit dihidupkan.

Baca juga  Pebalap AHRT Salip Tiga Pebalap di Tikungan Terakhir demi Podium ARRC Sepang

 

  1. Motor sulit dihidupkan

Motor sulit dihidupkan bisa diakibatkan oleh banyak faktor seperti masalah pada system kelistrikan, system suplay bahan bakar atau masalah pada komponen dalam mesin. Ketika dilakukan pemeriksaan, system kelistrikan dan system suplay bahan bakar dalam kondisi baik namun mesin sepeda motor masih sulit dihidupkan, itu merupakan salah satu tanda mesin sepeda motor bermasalah.

 

Untuk menghindari turun mesin, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh pemilik sepeda motor, diantaranya :

  1. Rutin mengganti Oli
  2. Hindari menerobos banjir
  3. Servis rutin
  4. Gunakan part-part mesin yang original.

 

“Motor yang dirawat dengan baik akan memberikan kenyamanan berkendara yang baik serta risiko turun mesin lebih kecil. Berkendaralah dengan #Cari_Aman dan jangan lupa untuk selalu servis di AHASS”, ujar Ridwan Suwandie, Technical Service Dept Head PT DAW.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *