20 Atlet dari 9 Negara Siap jadi Jawara di Kompetisi Internasional Freediving MDC 2025

Ajang Competition 2024 lalu. (panitia)

MANADO, 1 AGUSTUS 2025 – Kompetisi internasonal freediving,  Manado Depth Competition (MDC) 2025, resmi digelar pagi hari ini pukul 08.00 WITA di Teluk Manado, Kota Manado.

 

Bacaan Lainnya

Sebanyak 20 atlet freediving putra putri dari 9 negara  Australia, Afrika Selatan, Amerika Serikat, China, India, Inggris, Maldive, Thailand, India dan Indonesia telah memastikan diri ikut diajang bergengsi yang didukung langsung oleh  Association Internationale pour le Développement de l’Apnée atau International Association for the Development of Apnea (AIDA). Pada MANADONES, panitia pelaksana MDC 2025 usai technical meeting (TM), sore tadi di Kawasan Megamas Manado menjelaskan, awalnya ada 22 atlet freediving dari 10 negara yang melakukan pendaftaran, namun sepekan sebelum kompetisi dua atlet dari Afrika Selatan menarik diri dengan alasan pribadi.

Baca juga  Taman Laut Bunaken Jadi "Ruang Kelas" Mahasiswa Jurusan Pariwisata Polimdo

 

Di MDC 2025 ini, hanya melombakan nomor kedalaman untuk empat disiplin, dengan area kompetisi di kawasan perairan Napo Keranjang yang disebut juga sebagai spot diving Jaya Viva Jaya Mahe, yang letaknya tepat berada di area perairan Manado Town Square (Mantos) III. Ketua panitia pelaksana MDC 2025, Mohammad Fathir menerangkan semua kesiapan penyelenggaraan kompetisi internasional, termasuk safety dan judge.

 

Dia juga menyebut, tim Merah Putih hadir dengan 4 atlet putra dan 2 atlet putri terbaiknya, untuk bisa tampil maksimal di ajang yang diinisiasi oleh Apnea Murex, dengan dukungan penuh dari POSSI Sulut, dan BASARNAS. “Juara MDC 2024 juga ambil bagian dan memastikan diri untuk tampil terbaik lagi, Sheumas Christie Johnston dari Australia, dan dia telah melalukan penyesuaian sejak beberapa hari lalu di Manado,” jelas Fatir.

Baca juga  Psikolog Menyarankan Orangtua Membekali Anak dengan Literasi Digital

 

Stanley Sradaputta dari Apnea Murex, yang juga pengagas dari kompetisi internasional tahunan yang digelar di Manado,menambahkan, kompetisi internasional ini memiliki dampak positif baik dari segi prestasi olahraga dan ekonomi. Dimana, ajang berkualitas dan diakui AIDA ini, akan memperkuat Kota Manado sebagai destinasi olahraga air, juga  mendukung perkembangan komunitas freediving lokal-nasional, dan meningkatkan perekonomian daerah.

 

Ajang bergengsi yang mendapat dukungan dari Bobocabin dan Thalassa ini, akan digelar hingga 3 Agustus mendatang, dengan menjadikan Teluk Manado, dan Kawasan Dermaga Mega Mas sebagai area titik bertanding dan kumpul.(gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *