MANADO, 8 AGUSTUS 2025 – Potensi pariwisata, yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, masih jadi bagian unggulan untuk menarik investor dalam dan luar negeri.
Keindahan alam kawasan KEK Pariwisata Likupang, diyakini Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi utara (Sulut) jadi alasan investor untuk menanamkan modalnya di kawasan yang ada di Kabupaten Minahasa utara (Minut). “Investasi, merupakan salah satu motor utama yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala KPw BI Sulut Joko Supratikto saat memberikan sambutan dalam North Sulawesi Investment Forum (NSIF) siang tadi di Manado.
Untuk itu, BI sudah mempromosikan potensi pariwisata dari KEK Pariwisata Likupang ke pameran dunia yang digelar di Australia, Jakarta, dan Kuwait pada tahun 2024 lalu. Tidak hanya itu, Supartikto juga menyebut BI telah berhasil mempertemukan proyek lingkungan Refuse Derifed Fuel (RDF) dari Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), bersama 15 investor tanggal 7 April 2025 dan 7 investor tanggal 12 Mei 2025 pada kegiatan Osaka World Expo. (gracey wakary)





