MANADO, 13 SEPTEMBER 2025 – Generasi muda Indonesia, mulai unjuk gigi di dunia bisnis.
Ini diungkap oleh Pimpinan Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia (BI), Ruth A Cussoy Intama saat hadir sekaligus membuka kegiatan Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2025 Series#3 di Kota Manado, di Lantai III Kantor Perwakilan (KPw) BI Sulawesi utara (Sulut), di Manado belum lama ini (11/9). Pada sambutannya, dia menyampaikan bahwa mayoritas komposisi penduduk Indonesia merupakan generasi muda yang memberikan peluang besar dalam penguatan basis investor domestik.
Per Juli 2025, jumlah investor telah mencapai lebih dari 17,47 juta dengan 79% diantaranya adalah generasi muda. “Angka ini elain menunjukkan antusiasme tinggi, juga menuntut literasi keuangan yang lebih matang agar keputusan investasi dilakukan secara cerdas, cermat dan terukur,” urainya. Untuk itu dia berharap 275 mahasiswa dari enam perguruan tinggi (PT) se Sulut tidak hanya sekadar ikut-ikutan (FOMO), melainkan benar-benar memahami prinsip investasi yang aman sehingga tumbuh menjadi investor yang Cerdas, Cermat dan Cuan (3C).
Sementara itu, Kepala KPw BI Sulut Joko Supratikto, menegaskan bahwa literasi keuangan tidak hanya sebatas mengenal produk dan layanan, tetapi juga menyangkut kemampuan melindungi diri dari risiko penipuan digital serta memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen keuangan. “Didukung literasi yang memadai, generasi muda tidak hanya menjadi pengguna, namun juga menjadi agen perubahan dalam mendorong perilaku keuangan yang sehat dan produktif di lingkungan sekitarnya,” dalam sambutannya.
Selain itu dalam ajang ini juga diungkap data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024 (sumber: OJK dan BPS), indeks inklusi keuangan telah mencapai 75,02%, sedangkan indeks literasi baru berada pada level 65,43%. “Melalui program LIKE IT 2025, Bank Indonesia bersama mitra strategis semakin menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pengelolaan keuangan, investasi dan pelindungan konsumen,” tambah Surpatikto.
Bank Indonesia meyakini bahwa literasi keuangan yang semakin kuat dapat membentuk generasi muda yang lebih siap dalam menghadapi tantangan, memanfaatkan peluang serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan perekonomian yang inklusif dan berdaya saing. Kegiatan LIKE IT 2025 tidak hanya sebagai forum edukasi, tetapi juga menjadi wadah sinergi dan kolaborasi antara otoritas keuangan, praktisi dan akademisi untuk mendorong lahirnya generasi muda yang lebih melek finansial, bijak dalam berinvestasi dan mampu mengambil keputusan keuangan yang cermat di tengah perkembangan pesat digitalisasi sektor keuangan. (gracey wakary)




