MANADO, 8 OKTOBER 2025 – Berkolaborasi dengan Ikatan Putra Putri Bitung (IPPB), Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sulawesi utara (Sulut) menghadirkan Training of Trainers (ToT) diajang pemilihan Putra Putri Bitung (PPB) 2025 pada pekan lalu.
Pada ajang tahuna kepemudaan ini, BI menghadirkan ToT untuk 19 finalis PPB 2025 terkait kebijakan BI tentang sistem pembayaran yaitu Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan Pelindungan Konsumen (PeKa). “Kolaborasi ini, menunjukkan bahwa transformasi digital dapat dimulai dari kreativitas generasi muda. Dengan dukungan mereka, masyarakat semakin percaya untuk menggunakan pembayaran digital” ujar Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI KPw Sulut, Ircham Andrianto Taufick.
Dia juga menyebut melalui kolaborasi ini, BI mendorong agar masyarakat Bitung bisa menjadikan pembayaran digital sebagai bagian dari gaya hidup terkini, selain bertujuan memperkuat peran para finalis sebagai agen literasi keuangan yang dapat menjangkau publik secara langsung, terutama kalangan muda yang menjadi penggerak utama perubahan perilaku pembayaran. “Perubahan perilaku masyarakat menjadi fokus utama kami. Dengan meningkatnya pemahaman dan kenyamanan dalam menggunakan QRIS, kami percaya transformasi ekonomi digital akan semakin cepat terwujud,” tambahnya dalam ajang yang telah digelar pekan lalu, dan malam final pada 4 Oktober 2025 di Gedung DPRD Kota Bitung.
Pada acara yang dihadiri oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE, Ketua TP PKK Bitung Ellen Honandar Sondakh, Sekretaris Daerah Bitung Rudy Theno, jajaran Forkopimda, serta Anggota DPRD Kota Bitung juga ikut berkomitmen bersama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi diantaranya dengan mengadopsi transaksi digital. (gracey wakary)





